Langit Bathshire pagi itu berwarna pucat seperti kelopak bunga apel yang jatuh di jalanan batu. Udara musim semi masih dingin, tapi aroma tanah basah dan bunga liar mulai menyebar di antara kabut tipis, membawa kesan segar sekaligus sunyi. Di depan rumah keluarga Wycliffe, sebuah kereta kuda hitam berlapis perak bersiap berangkat. Suara gemerincing tali kekang berpadu dengan embusan napas kuda, meresap ke udara pagi dan menorehkan rasa perpisahan yang getir. Di dalam kabin, Evelina Grace Wycliffe duduk diam di pojok kursi beludru hijau tua. Tangannya menggenggam sapu tangan renda yang lembap oleh air mata. Ia tidak berbicara, tidak menatap jendela, hanya membiarkan tubuhnya berguncang seiring langkah kuda seperti boneka yang kehilangan jiwa. Seorang suster tua duduk di seberang, memegan

