Janji di Bawah Selimut Wol

1487 Words

Cahaya pagi yang terasa hangat melalui celah tirai, menyinari wajah Duke Vale yang masih demam. Matanya terbuka perlahan, pandangannya pada awalnya seperti kabut, lalu fokus pada rambut pirang yang di d**a telanjaangnya. Tubuh hangat yang meringkuk di atasnya, nafas lembut yang menyatu kulitnya, gaun malam biru tua yang terbuka sebagian dan selimut wol yang menutupi mereka berdua Isolde…!!! Bukan Evelina Jantungnya berdegup kencang sekali, lalu terasa seperti terhenti. Tubuhnya menegang bahu kirinya yang terluka langsung mengirimkan denyut nyeri, tapi rasa sakit itu tak ada apa-apanya dibandingkan gelombang yang menyerbu pikirannya Ini nyata Malam tadi… gumaman-gumaman yang keluar dari mulutnya sendiri, nama yang terus ia panggil, sentuhan yang ia berikan dengan keyakinan penuh bahwa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD