Sekeping Memory

1202 Words

Vale akhirnya tiba di mansion miliknya. Sejak langkah pertamanya menapaki lantai marmer itu, hanya satu orang yang ingin ia lihat Evelina. Sementara itu, Alaric sudah harus bersiap menuju HM Prison Pentonville, meninggalkan Vale bersama Mr. Alcott, sang kepala pelayan yang setia. Mr. Alcott, pria berusia sekitar lima puluh lima tahun, berdiri tegak dengan postur yang tak pernah mengenal lelah. Wajahnya berkerut, namun terawat, seseorang yang telah lama mengabdi pada keluarga Vale. Rambutnya memutih di sisi, sisanya masih hitam legam dan tersisir rapi ke belakang. Ia mengenakan seragam hitam khas butler dengan dasi putih dan sarung tangan abu muda. “Bagaimana keadaan Lady Evelina?” tanya Vale dengan nada datar, namun matanya menunjukkan ketegangan halus. Mr. Alcott menundukkan kepala se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD