Senin pagi, Karina masuk kantor dengan mata yang masih agak bengkak meski udah dikasih eye cream dan concealer tebal-tebal. Reza langsung nyamperin begitu dia duduk di meja. "Rin, lo serius kemarin dibatalin?" bisik Reza sambil duduk di kursi sebelah, matanya membelalak kaget. "Serius." Karina menjawab tanpa menoleh dari layar laptop. "Kenapa? Kalian bertengkar?" Karina menghela napas panjang sebelum menceritakan versi singkat kejadian itu—Devandra nggak jujur, ada masalah dengan perempuan lain (dia sengaja nggak menyebut detail soal kehamilan Rara), dan dia memutuskan buat mundur. Reza dengerin sambil mulutnya menganga tak percaya. "Anjir, Rin. Lo beruntung nggak jadi nikah sama dia," komentar Reza pelan tapi penuh penekanan. "Gue tau. Gue cuma... masih kaget aja." "Tapi gimana sek

