Aroma debu tua dan kertas menguning langsung menyergap hidungku begitu aku membuka rolling door "Books & Beyond". Sudah hampir sebulan toko buku ini tutup. Pelanggan setiaku pasti bingung. Biasanya, "Books & Beyond" tidak pernah tutup lebih dari dua hari, bahkan saat Lebaran sekalipun. Tapi bulan lalu, semesta memaksaku untuk berhenti sejenak dari duniaku yang tenang ini. Aku meletakkan tas ransel lusuhku di meja kasir. Menghela napas panjang, menatap sekeliling toko yang sunyi. Partikel debu menari-nari diterpa sinar matahari sore yang masuk dari celah jendela. "Adit pulang, Oma," bisikku pelan pada udara kosong. Oma meninggal dunia minggu lalu di Bandung, setelah berjuang melawan komplikasi stroke selama tiga minggu. Sebagai satu-satunya cucu dan keluarga yang tersisa—kedua orang tu

