Minggu sore, Karina duduk di sudut toko buku Books & Beyond sambil baca novel yang baru Aditya rekomendasiin. Suasana toko yang hangat, aroma kopi yang harum, sama Aditya yang lagi atur buku-buku baru di rak—semuanya bikin dia ngerasa tenang. "Gimana bukunya? Seru nggak?" tanya Aditya sambil nyamperin dengan dua cangkir cappuccino. "Seru banget. Lo bener, karakternya rumit tapi relatable." Karina nerima kopinya dengan senyum. "Gue nggak nyangka lo bisa tau persis buku yang gue suka." "Namanya juga udah kenal selera lo," kata Aditya sambil duduk di sebelahnya. "Plus, mata lo berbinar-binar kalau ngomong tentang buku yang lo suka." "Mata gue berbinar?" "Iya. Kayak anak kecil yang baru dikasih mainan baru." Karina ketawa. "Jangan lebay." "Gue serius. Lo keliatan hidup banget kalau lagi

