"Abang jahat. Abang jahat!" ucapKu sambil memukul d**a nya yg bidang
"Lhooo kok kamu malah ngatain abang jahat sih, dek? Katanya tadi bilang sama Ibu, kamu kangen sama Abang." ucap bang Ando
Ya,,, ini semua adalah rencana Ibu dan abang Ando. Yang menjebakku
"Ya, abang jahat. Kenapa gak pulang-pulang udah 2 bulan abang gak pulang betah banget tinggal di barak nya. Mau jadi kayak bang TOYIB?! " ucapKu
"Hahaha,,, masa abang yang ganteng ini di sama-samain kayak bang Toyib sih" jawab bang Ando sambil mencubit hidung ku.
Tak lama bel rumah ku berbunyi bertanda bahwa ada tamu. Aku baru sadar bahwa Asya ingin menginap disini. Aku langsung cuci muka dan segera turun untuk membukakan pintu
"Hei,, kamu mau kemana?" tanya bang Ando
"Sebentar bang. Didepan ada tamu" jawabKu sambil turun kebawah.
*Asya pov*
Hari ini aku ingin menginap di rumah Meidy, setelah aku menyiap barang-barang ku. Aku langsung meminta tolong kepada om Yusuf untuk mengantarkan ku ke rumah Meidy.
"Om, tolong antarkan aku kerumah nya Meidy dong!" ucapKu
"Kamu mau menginap di rumah Meidy?" tanya Om Yusuf
"Iya. Tolong antarkan aku ya!" jawabKu
"Oke. Ayo saya antarkan!" ucap om Yusuf sambil mengambil tas yang sedang ku bawa
"Ehhh biar aku aja yang membawa tas nya" ucapKu
"Sudah tak apa, biar saya saja yang membawa nya" jawab nya
Aku pun pasrah saja. Dan segera mengunci pintu dan naik keatas motor milik Om Yusuf. Walaupun rumah ku dan Meidy hanya berjarak 2 blok saja, tpi aku ingin menumpang ke om Yusuf sekalian dia mau pulang kebarak, kan arah baraknya melewati rumah Meidy.
Hanya 5 menit yang butuhkan untuk bisa sampai di rumah Meidy.
"Sudah sampai" ucap om Yusuf
"Iya " jawabKu
"Meidy nya mana?" tanya om Yusuf
"Ada di dalam rumah nya lah, om" jawabKu
"Ya sudah, kamu tekan bel nya" ucap nya
"Oh iya sampai lupa" jawabKu sambil menekan bel rumah Meidy
"Ya sudah, ini tas kamu." ucapnya sambil menyerahkan tas ku yang di bawa oleh nya tadi
"Makasih ya, om. Setelah ini om mau kemana?" tanyaKu
"Sama sama, Kayak nya mau pulang ke barak saja deh" jawab nya
"Ohh. Ya udah om hati-hati ya jangan mengebut dijalan" ucapKu
"Iya. Sudah kalau gitu saya pulang dulu ya. Assalamualaikum" ucap nya sambil memakai helm dan menyalakan mesin motornya
"Iya. Wa'alaikumsalam." jawabKu
Setelah om Yusuf berlalu, pintu pagar rumah Meidy terbuka.
"Asya!" panggil Meidy
"Iya." jawabKu
"Om Yusuf nya mana?" tanya Meidy
"Baru aja pergi, katanya mau pulang ke baraknya" jawabKu
"Oh ya udah. Yuk masuk!" ajak Meidy
Kemudian keluar seorang berbadan tegap dari rumah Meidy.
"Ada siapa, dek?" tanya nya
"Ini ada Asya, bang" jawab Meidy
Sekarang aku tau siapa orang itu. Itulah bang Ando, abang pertama nya Meidy dan dia juga teman lettingan abangku saat abangku di Akademi Militer.
Oh iya, aku juga 3 bersaudara sama seperti Meidy dan aku adalah anak terakhir. Aku mempunyai 2 abang mereka adalah juga seorang abdinegara sama seperti Ayahku. Abangku yang pertama ia adalah taruna lulusan Akademi Militer juga dia adalah satu letting dengan bang Ando, Dia bernama Muhammad Ananda Rino(Nanda/Rino) sedangkan abang ku yang kedua ia adalah taruna lulusan Akademi Angkatan Udara(AAU), dia bernama Muhammad Rifki Ramadhan(Rifki/Rama).
"Ohh Asya toh adek nya Nanda kan?" tanya bang Ando
"Iya, bang. Ini Asya adek nya bang Nanda" jawabKu
"Ya allah, pangling abang dek. Lama tidak bertemu makin cantik aja kamu ." ucap nya
"Abang ini bisa aja. Asya di bilang cantik sedangkan aku adek nya sendiri gak di bilang CANTIK!" ucap Meidy sambil menekan kata cantik
"Hahaha kamu ini. Iri saja sama Asya" jawab bang Ando sambil tersenyum
Bersambung....