"Ya udah, pada masuk kedalam sana!" ucap bang Ando
"Iya, bang. Ayo, Sya" ucap Meidy sambil menarik tanganKu
Aku dan Meidy masuk kedalam rumah. Ketika masuk ke rumah, datanglah Ibu Meidy menyampiri kami.
"Ehh,,, ada Asya toh. Mau menginap ya?" tanya Ibu Meidy
"Iya tante" jawabKu
"Lhoo,,, kok Ibu tau kalau Asya mau menginap? Padahal kan Aku belum kasih tau Ibu" ucap Meidy binggung
"Ya,,, Ibu pasti tau lah. Tadi soalnya Mama Asya menelfon Ibu, minta izin buat Asya nginap disini sampai Ayah dan Mama Asya pulang dari Bandung" ucap Ibu Meidy sambil tersenyum manis
"Oh begitu toh" ucap Meidy sambil mengganggukan kepala
"Kalau gitu, Asya izin ya tante" ucapKu
"Iya, tante izinkan" jawab Ibu Meidy
"Ya sudah, Mei. Kamu ajak Asya ke kamarmu sana!" ucap Ibu Meidy lagi
"Oke. Ayolah Asya" jawab Meidy sambil mendorongKu untuk naik lantai atas kamar nya
"Iya iya sabar dong, Mei" ucapKu
"Hmm,,, Asya kamu kekamar sendiri ya! Aku mau kekamar mandi dulu" ucap Meidy
"Oke" jawabKu sambil mengacungkan ibu jari
Tak lama Meidy pergi ke kamar mandi, tiba-tiba bang Ando mengambil tas yang sedangKu bawa.
"Sini dek biar abang yang bawakan" ucap bang Ando sambil membawa tas Ku
"Terima kasih ya bang" ucapKu
"Sipp, sama-sama" jawab bang Ando
Sesampainya di dalam kamar Meidy, bang Ando meletakan tas Ku di atas sofa kecil milik Meidy.
"Tas nya abang letakan disini ya" ucap bang Ando dan Aku hanya mengganggukan kepala
Kemudian Meidy datang.
"Hayoo,,, berdua-duaan aja nih. Hati-hati loh ketiga nya setan" ledek Meidy
"Apa sih kamu, dek. Orang ketiga nya setan kan? Ya itu berarti kamu lah, kan kamu yang ketiga" ucap bang Ando dingin
"Ihh,,, jahat nya abang pada Ku." jawab Meidy
"Abang gak jahat hanya memperjelas saja" ucap bang Ando
"Ya,,, jangan abang perjelaskan." jawab Meidy sedikit memukul tangan bang Ando
"Sya, kamu istirahat aja. Kamu mau tiduran boleh, mau menyalakan televisi juga boleh kok" ucap Meidy lagi
"Iya, Mei. Aku tiduran ya" jawabKu sambil menghamburkan badan ku ke tempat tidur Meidy
"Iya, kamu istirahat aja. Aku mau pergi untuk membeli sesuatu dengan bang Ando" ucap Meidy
"Ya udah, aku disini aja" jawabKu
"Kamu gak apa-apa kan kalau ditinggal sendiri? Oh iya, kamu mau menitip sesuatu? Biar aku beli kan nanti" ucap Meidy
"Iya gak apa-apa kok. Aku mau nitip makanan ringan aja deh" jawabKu
"Oke deh. Aku pergi dulu ya" ucap Meidy sambil beranjak dari duduk nya
"Kita pergi dulu ya, dek. Jangan kangen sama abang ya" ucap bang Ando sambil tersenyum jahil
"Huuhhuu dasar. Ingat tuh umur" ucap Meidy sambil melemparkan badan ke arah bang Ando
"Sudah-sudah ayo kita pergi!" ajak bang Ando sambil menarik tangan Meidy
"Pergi dulu, Sya" ucap Meidy sambil melambaikan tangan nya.
Aku hanya bisa tertawa melihat 2 abang adik itu bercanda ria....
Bersambung...