Bab 9. Mencoba Lagi, Gagal Lagi

2027 Words

"Hon, please, berhenti dulu!" Nana menahan d**a Ares yang terus melumat bibirnya tanpa jeda selama hampir sepuluh menit. Dia bukan robot yang bisa terus hidup tanpa bernapas. "Aku mau napas dulu!" katanya terengah. Ares melepaskan bibirnya, berpindah ke lehernya. Tidak hanya menyesap kuat di beberapa tempat, tetapi juga menggigit dengan gigitan kecil. Nana yakin, di bagian itu nanti pasti akan meninggalkan bekas berupa ruam kemerahan. Dia akan sangat bersyukur bila ruam tersebut hanya samar, tidak mencolok seperti yang dibuat Ares beberapa hari yang lalu. Masalahnya hanya karena dia meminta izin ingin pergi ke rumah orang tuanya dengan alasan diminta Bunda menemani sementara Papa keluar kota. Sialnya, Ares mengetahui alasannya hanya kebohongan semata dan membalas dengan menghabisinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD