Hotel

3014 Words

"Ya, Bang. Dia bilang maaf juga. Bukannya menolak tapi keadaan yang lagi tak memungkinkan. Jadi ia ingin fokus sama dirinya sendiri. Dia juga gak mau gantungin Abang. Abang pasti tahu gimana situasinya." Ardan mengangguk-angguk. Padahal tadinya, ia hendak mampir ke rumah Farrel begitu menyelesaikan pekerjaannya di kantor ini. Tapi ternyata takdir berkata lain. Ia juga tadinya hendak mengatakan hal yang sama kok. Bukan tak ingin melanjutkan. Namun karena ia sangat pengertian dengan kondisi Lala. Pasti sama terlukanya dengan Adel sekarang. Jadi ia mencoba untuk memahami. Walau sekarang tampaknya berefek padanya. Berefek soal apa? Soal ia kehilangan semangatnya secara mendadak karena kejadian ini. Ia menutup semua perlatan elektronik yang ada di atas meja. Kini ya lebih memilih untuk beran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD