KEPINDAHAN RUMAH BARU! "Apa benar ini tempatnya?" batin Selena memandangi bangunan di depannya. Bian memang meminta tolong padanya untuk mengambilkan barang di rumahnya. Perlengkapan yang di butuhkan selama beberapa hari di rumah sakit. Namun, alih- alih sebuah rumah justru alamat yang di berikan, justru lebih mengarah ke arah bangunan bekas kantor.. "Apakah ini benar- benar rumahnya? Nampaknya tidak seperti rumah yang di tempati manusia pada umumnya," batin Selena lagi. Dia pun keluar dari dalam mobilnya, kemudian mulai naik tangga di samping bangunan. Bian tadi mengatakan kamar nya berada di lantai dua. "Benar sekali! Bukankah ini sebuah kantor? Tapi kantor apa ya? Sepertinya ini dulu sebuah kantor yang cukup bonafit," gumamnya sendiri sambil meniti tangga. "Kenapa dia bisa tingga

