Part 5

1290 Words
Happy reading.. Saat kami sedang asik membicarakan bang Al tiba-tiba bel berbunyi langsung saja kami buru-buru balik ke kelas kami, ya saking keasyikan nya kami membicarakan bang Al kami sampe lupa untuk balik ke kelas sebelum bel berbunyi. Akhirnya kami langsung buru-buru balik ke kelas masing-masing setelah berpamitan. Sesampainya di kelas aku langsung duduk bersama Jasmin. "Huft untung belum ada gurunya ya." Ujar Jasmin "Iya bener banget min." Ujarku. Pasti kalian bingung ya masih ospek kok guru masuk, ok jadi gini sistem nya guys kita ospek pas bel pagi masuk kelas sampai bel istirahat pertama, nah pas bel masuk abis istirahat pertama guru mata pelajaran yang masuk sesuai jadwal yang udah dibagikan dari kemarin sama wali kelas. Guru-guru tersebut masuk hanya untuk memberi arahan pelajaran beliau nanti akan bagaimana sistem nya, bukan nya udah mulai belajar kok guys. Kalau guru tersebut merasa sudah cukup memberi arahan nya ya beliau akan memberikan kebebasan untuk kami tapi hanya boleh dilakukan di dalam kelas aja kata nya sih gitu guys. Kita juga tau nya karena kakak osis yang ngurusin ospek kita tadi memberi informasi nya hehe. Tak terasa waktu sekolah pun telah usai dan bel pulang sekolah berbunyi nyaring membuat kami semua senang untuk segera pulang. Aku pun langsung membereskan peralatan sekolah ku dan tas sekolah ku. "Aqila, perlengkapan buat besok udah siap?" tanya Jasmin. "Pasti udahlah anak rajin cuy." Ujar Owen dan Alejandro. "Seriusan Aqila?" tanya Jasmin "Hehehe iya udah lengkap semua sampai buat hari terakhir juga udah ada." Ujarku. "Kita hari terakhir kamis kan ya?" Tanya Jasmin lagi. "Iya kamis, Jumat nya pesta gitu kan kalo gak salah." Ujarku. "Dah yuk ah balik gue mau nyari perlengkapan buat besok." Ujar Akhtar. "Aqila ada barang yang gua kagak tau ntar gua chat lu ya buat nanya." Ujar Akhtar lagi. "Ok ok kalo ada yang gak kalian mengerti chat gua aja." Ujarku. "Terbaik emang my queen." Ujar Jasmin. "Hahaha udah yuk ah." Ujarku Lalu kami berpamitan untuk pulang. Lalu aku langsung jalan keluar kelas, saat diluar kelas aku menemukan bang Al sudah menunggu ku. "Daritadi bang? Yuk pulang." Ujarku "Dari kemarin malah dek." Ujar bang Al. "Ish dia mah ditanyain juga." Ujarku. "Wkwkwk canda dek, belum lama kok.." Ujar bang Al sambil mengacak rambut aku. "Yaudh yuk bang pulang." Ujarku "Ke markas bentar dek, mau liat kondisi, udah lama abang gak ke markas utama." Ujar bang Al "Yaudah kalo gitu okaay deh tapi jangan lupa beliin adek makanan yaak." Ujarku. "Iya dek tenang aja, ntar dibeliin ketoprak kesukaan kamu yang di depan markas." Ujar bang Al. Aku pun langsung kegirangan sambil jalan menuju motor bang Al. Sampai motor bang Al, aku langsung pake jaket yang ku bawa daritadi dilengan ku. Lalu abis itu bang Al memakaikan aku helm. "Bang Al, kenalin ini temen-temen gue namanya, Akhtar, Jerry dan Rion. Katanya mereka pengen join ke Black Rat bang." Ujar Owen "Ajak ke markas utama, gue mau kesana sekarang. Jangan bilang anak-anak yang gak di sekolahan ini kalo gue mau ke markas, gue sengaja dadakan." Ujar bang Al tegas. "Ok bang siap, sampe ketemu di markas." Ujar Owen. Kemudian bang Al hanya mengangguk saja, lalu aku pun naik ke jok belakang bang Al ketika bang Al udah siap, lalu bang Al langsung melajukan motornya ke markas. Sesampainya di markas bang Al langsung parkir lalu setelah itu aku turun dan bang Al membukakan helm ku. Abis itu kami masuk kedalam.. Jangan lupa guys kita kalau jalan pasti di kawal sama sahabatnya bang Al yang kemarin. Jadi ya mereka pun juga sama baru sampe markas kayak kita. Di dalam markas aku langsung duduk di sofa yang ada Alejandro nya. Aku pun tersenyum ke dia dan dia juga membalas senyumku. Kemudian Owen mengkode Akhtar untuk bangun dari sofa ntah kenapa. Trus bang Al tiba-tiba bilang tidak apa Akhtar duduk sampingku. Akhirnya kami berdua pun duduk bareng lagi. Karena dirasa udah pada kumpul semua, bang Al pun langsung memulai nya. "Assalamualaikum, selamat siang semua nya.. Kalian pasti pada kaget ya saya mendadak kesini.. Hahaha saya emang sengaja karena ingin melihat keadaan kalau tidak ada saya dan ya saya salut kalian tetap menjaganya. Untuk anggota baru dan yang baru join saya kasih masa percobaan selama seminggu, apa yang harus dan boleh dilakukan nya apa aja di Black Rat silahkan kalian jalanin. Jika selama seminggu kalian kelihatan mampu menjalankan nya setelah itu kalian akan resmi jadi anggota Black Rat. Paham semuanya?" Ujar bang Al "Paham bang.." ujar mereka semua. "Oiya satu lagi buat kalian anggota baru pasti belum tau perempuan ini siapa. Berdiri dulu dek bentar." Ujar bang Al sambil memegang bahuku. Kemudian aku pun berdiri sesuai permintaan bang Al. "Nah kenalin ini adek gue namanya Aqila Zalfa Kaifiya. Dia baru kelas sepuluh di sekolahan gue. Buat yang satu sekolahan sama gue tolong banget bantu gue jaga dia makin ketat, apalagi pas gue lulus nanti. Dan buat yang gak satu sekolahan sama gue, gue minta tolong sama kalian jaga dia kalau kalian liat dia sedang jalan dan kesulitan tolong dibantu ya. Ya gue rasa itu aja sih udah. Pokoknya jangan sampe ada yang macem-macem sama adek gue awas ae. Dah dek duduk lagi." Ujar bang Al. Lalu aku pun duduk kembali di sofa yang ada Alejandro. Saat aku mau duduk rupanya Alejandro ngeliatin aku terus aku pun hanya tersenyum aja. "Ok karena Al sudah selesai berbicara sekarang lanjut gw ya." Ujar bang Rizky. ™Roomchat w******p bang Al™ Aku : bang.. Aku : bang Al.. Bang Al : apa dek? Aku : lapeer.. :( Bang Al : oiya iya bentar abang suruh anak-anak dulu. Mau minum apa? Aku : apa aja. Cabe satu aja ya bang. Bang Al : iya adekku sayang. ™Batas roomchat w******p bang Al™ "Bentar Ky bentar Princess kita laper." Ujar bang Al. Aku pun langsung manyun karena bang Al ngomong gitu. "Lu lagian bukan nya dibeliin makanan kasian kan Princess kita kelaperan." Ujar bang Rizky. "Iish kaliaan maluu tauu." ujarku ngambek. "Udaah gausah ngambek gitu ah. Tony beli ketoprak di depan sana sama minum jangan lupa." Ujar bang Verrel sambil merangkul bahuku dan beliau duduk disampingku. "Beli ketoprak buat kita semua yang ada disini. Ada seratus lima puluh orang, bilang aja ke abang nya semuanya cabe tiga kecuali satu punya adek gue cabe satu aja. Sama minuman nya sekalian teh botol aja. Suruh abang nya anterin kesini tapi lu bantuin abang nya juga." Ujar bang Al memerintahkan anak buahnya. "Bentar Ton lu jangan sendirian. Ajak dua temen lu biar lu gak kesusahan." ujar bang Alex. Kemudian Tony yang disuruh pun mengiyakan nya dan langsung jalan bertiga sama temen nya. Kemudian bang Rizky mulai melanjutkan nya. "Ok yang pergi cuman tiga orang kan nanti kalian kasih tau aja ya, sekarang kita lanjut." Ujar bang Rizky. "Untuk agenda rutin bulanan kita untuk santunan, kalian ada ide gak bulan ini kemana?" ujar bang Rizky. Kemudian yang lain pun mengasih ide nya semua. Dan aku tiba-tiba memberikan ide juga. "Streetfeeding kucing jalanan bang.. Seperti nya belum ada deh yang ngelakuin kayak gitu. Kebanyakan pada memberi bantuan nya ke manusia. Padahal kucing jalanan juga butuh tangan tangan kita yang baik untuk memberikan mereka makan bang." Ujarku panjang lebar. Semuanya pun langsung diam dan kagum dengan ide ku. "Nice idea.." Ujar bang Rizky gak mampu banyak bicara. "Bukan Aqila namanya kalau gak buat orang pada kagum." Ujar bang Verrel, dan bang Alex. "Adek gue emang ter the best!! Masukin ide nya Aqila ke agenda kita Ky." Ujar bang Al. Aku pun hanya nunduk sambil senyum malu. Karena semua pada kagum dan ngeliatin aku ditambah lagi Akhtar ngeliatin aku nya intens banget. * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * ** ** * * * To be continued..
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD