Virginity

1279 Words

Marinka menangis dalam diamnya, ingin rasanya Marinka segera mati atau lenyap saat ini juga. Bukan karena menyesal akan sesuatu yang baru saja terjadi antara dia dan Leon. Bukan karena itu. Marinka tau, kalau apa yang dilakukannya bersama Leon tadi malam adalah untuk kebaikannya. Marinkapun melakukannya tanpa adanya paksaan dari Leon, Marinka rela melakukannya dengan Leon. Jadi bukan Leon alasan dia begini sekarang. Yang Marinka tangisi saat ini adalah hilangnya sesuatu yang berharga untuk dirinya. Selama ini, dia pikir dia menjaga dan memilikinya hingga saat ini, tapi ternyata dia tidak memilikinya lagi. Dia telah kehilangan hal yang berharganya itu. ‘Tapi kapan? Dimana? Dan oleh siapa?’ Tanya Marinka dalam hatinya. Tiba-tiba rasa mual dan rasa jijik akan dirinya muncul begitu saja. Mar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD