Upacara

860 Words
Hari ini adalah hari Senin, dimana banyak murid yang tidak menyukainya karena disetiap sekolah pasti mengadakan Upacara bendera. Namun beda halnya dengan Adhista, Adhista sangat menyukai upacara karena disaat itu lah dia bisa memandangi Arjuna secara diam diam dengan sangat puas. Teman temannya sangat tahu kebiasaan Adhista saat upacara seperti apa. Biasanya, mata Adhista saat upacara akan mengelilingi seluruh lapangan upacara, untuk mencari dimana Arjuna berada. Tapi sepertinya keberuntungan sedang bersama Adhista, karena kelas XII IPS 3 berbaris tepat di samping Adhista. Dimana XII IPS 3 adalah kelas dari Arjuna dan kawan kawannya. Adhista dan keempat temannya berbaris di tengah barisan, tidak terlalu depan dan tidak terlalu kebelakang, tempat favorit mereka. Tiba tiba di samping Adhista berdirilah seorang kakak kelas tampan yang tidak ia ketahui siapa. "gebetannya Juna bukan si?" Tanya Orang itu sambil memperhatikan Adhista. Adhista yang bingung hanya diam saja, karena dia pikir kakak kelasnya itu sedang berbicara sendiri. "Woi, gue tanya juga" Seru orang itu lagi menatap ke Adhista. "Oh nanya ke saya kak?" Tanya Adhista sambil menunjuk dirinya sendiri. "Kaga, gue nanya ke Pak Budi. Pak Budi mau tanya pak" Jawab orang itu kesal. "Oh oke" Ucap Adhista dan kembali mengobrol dengan teman temannya. "Idih meni teh ngeselin pisan euy gebetannya Juna" Orang itu misuh misuh dengan bahasa yang tidak Adhista mengerti. "JUN, TUKERAN SINI JUN. CEWE LO NGAJAK RIBUT!" Teriak Orang itu lagi dan Arjuna langsung berjalan kearahnya. "Apasi Bim, berisik bat dah lo. Yaudah sana lo pindah ke belakang, biar gue yang disini" Jawab Arjuna dan mengusir Bima. Adhista yang berada disamping mereka berdua hanya diam dengan kuping yang sudah ditempel dengan lekat agar bisa mendengarkan pembicaraan kakak kelasnya itu. "Iyeiye, urusin tuh cewe lo. Cantik cantik kek orang goblo" Ucap lelaki tadi yang Adhista tau namanya Bima. "Iye bacot, ngatain lagi gue santet lo!" Ucap Arjuna mendorong badan Bima kebelakang. Sekarang ditengah tengah barisan kelas X IPA 3 dan XII IPS 3 sudah berada dua sejoli yang akan menjadi kekasih disuatu saat nanti. Arjuna yang sedang memperhatikan Adhista sedang kepanasan sangat senang, karena Adhista tampak sangat cantik berkat cahaya matahari. Arjuna sangat bosan karena dari tadi Adhista hanya diam saja, tak mengajak ngobrol dari tadi. Akhirnya Arjuna mempunyai keisengan untuk mencolek bahu Adhista. Arjuna ingin memulai aksinya, dengan sedikit mundur kebelakang agar tangannya tidak ketahuan oleh Adhista, dan Arjuna mulai mencolek bahu sebelah kanan Adhista, karena Arjuna berada disebelah kiri Adhista. Setelah mencolek Adhista, Arjuna berdiri seolah olah tidak terjadi apa apa. Arjuna hanya diam dengan posisi istirahat ditempat dan sesekali melihat ke bawah. Tata dan Bunga memperhatikan Arjuna dengan tak percaya, pasalnya Adhista juga sering melakukan keisengan tersebut. Dan mereka juga tak percaya Adhista sedang melakukan pendekatan dengan Arjuna. "Ish Tata apaan si colek colek!" Ucap Adhista dengan judes. "Dih apasi lo dhis" Jawab Tata lalu mengabaikan Adhista. Setelah itu Adhista kembali lagi ke posisi awal dengan muka sedikit cemberut, Karena sedang panas dan Adhista sedikit kesal karena keisengan Arjuna tadi. Arjuna melakukan aksinya lagi. Namun kali ini bukan mencolek bahu, Arjuna menarik rambut Adhista yang pasti Adhista akan marah. "Tata ih diem!" Ucap Adhista sedikit membentak dan menghentakkan satu kakinya. "Apaan si dhis, Kak Juna noh yang isengin lo dari tadi" Jawab Tata dan mendapat tatapan tajam dari Arjuna. "Ga asik nih, lo si pake ngasih tau" Ucap Arjuna sambil menatap Tata. "Oh, kakak dari tadi disini?" Tanya Adhista pura pura tak tahu. "Iya, yaudah baris lagi gih. Ngga gue isengin serius" Ucap Arjuna dengan mengangkat kedua jarinya membentuk peace dan kembali ke posisi awal, Adhista pun begitu. Adhista dan Arjuna kembali diam, mungkin karena panas dan mereka pun bingung ingin berbicara apa. "Dhis, nanti pulangnya gue anter ya. Ga ada penolakan" Ucap Arjuna sambil menunduk, karena Adhista hanya setinggi bahu Arjuna. "Hah?" Tanya Adhista menatap Arjuna. "Kuping lo tuh bener bener b***t ye" Ucap Arjuna sambil memegang kuping Adhista. "Hehe maaf, kak. Pulang bareng? Yaudah" Jawab Adhista. "Besok besok tuh kalo upacara rambutnya dikuncir, gue liatnya gerah tau ga si" Ucap Arjuna memegang rambut Adhista. "Hehe maaf lagi kak" Jawab Adhista lagi. Tiba tiba saja Arjuna membuka topi yang dipakai Adhista, dan mengambil semua rambut Adhista lalu dimasukan ke bolongan yang ada di topi, dan memakaikan topinya lagi. Adhista hanya speechless dengan perlakuan Arjuna. Tata dan Hanin yang berada dibelakang Adhista juga speechless. Mereka tak tau bahwa Arjuna seromantis itu. "Anjir Adhista" Ucap Bunga keceplosan dan Tata langsung memukul tangannya. Dengan kompak, Adhista dan Arjuna menatap Bunga bingung. "Lau ngape?" Tanya Arjuna dengan nada ngeselin. "N-ngga kok kak" Ucap Bunga terbata bata. "Kaget loh aku kak, kirain mau diapain huhu. Maaf banget kak ngerepotin" Gumam Adhista lalu memegang pegang rambutnya. "Jadinya kaya dikuncir ya kak" Ucap Adhista lagi. "Ya elah santai si dhis. Eh lo, tolong fotoin gue dong" Panggil Arjuna menunjuk Tata dan memberikan handphonenya kepada Tata. "Iya, gaya ya. 1 2 3, cekrek" Ucap Tata.   "Ga bagus ulang ye" Ucap Arjuna lalu melihat fotonya. "Udah bagus kak, ntar malah dimarahin guru" Lirih Adhista yang ikut melihat fotonya barusan. "Iyaudah, thanks lah" Ucap Arjuna kepada Tata. Disaat Adhista dan Arjuna sedang melihat lihat foto di handphone Arjuna, tiba tiba OSIS datang. "Lo ga tau ya kalo lagi upacara, sini hp nya" Ucap anak OSIS itu, dan langsung merebut handphone Arjuna secara paksa. "Dih bangs*t, janc*k. OSIS anj*ng" Ucap Arjuna dengan emosi karena handphonenya diambil oleh OSIS. "Yaudah gapapa kak, ntar pulang sekolah diambil" Ucap Adhista berusaha menenangkan Arjuna. "PULANG SEKOLAH APAAN ANJ*NG, BIASANYA DIBALIKIN PAS SEMESTERAN!" Jawab Arjuna sambil teriak dan langsung pergi meninggalkan lapangan sekolah.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD