> Seperti yang sudah gue janjikan, setelah makan malam gue mengajak Ganesha mengunjungi Peneropongan Bintang Bosscha. Ganesha amat terpesona mengamati langit malam dan gugusan bintang serta planet-planet yang tampak pada malam hari. Dengan teleskop Refraktor Ganda Zeiss dalam gedung dengan kubah yang dapat berputar 360 derajat, Ganesha bisa melihat semuanya dan seketika jatuh cinta. Jika, kubah nggak bisa dibuka karena cuaca buruk, kita bisa melihat fenomena bulan dan benda-benda langit lainnya melalui teleskop Refraktor Unitron. "Kamu sering ke sini, Fan?" tanya Janny. "Sering banget. Aku bisa berkali-kali berkunjung ke tempat ini dan menikmati kekayaan angkasa. Papa sampai bosan nemenin." Ganesha sudah menghilang dari pengawasan gue. Ternyata dia sedang asyik mendengarkan

