Chapter 11

785 Words

Bian memberhentikan motor trailnya di depan rumah mewah bercat coklat dengan gerbang yang tinggi. Ia membunyikan klaksonnya.  Munculah Tamara dari balik gerbang.  "Ayok," ajaknya, setelah menaiki motor Trail hitam kesayangan Bian. Tangannya melingkar di perut Bian. Lalu Bian melajukan motornya dengan kecepatan sedang.  Ia sudah memasuki area sekolah. Tatapan para murid tertuju padanya, atau lebih ke seseorang yang duduk di jok belakang.  Bian memarkirkan motornya di samping motor milik Alta.  Lalu berjalan bersama Tamara.  "BIAN!" "ANAK BARU TUH! CANTIK BANGET." "BIAN MAKIN GANTENG AJA!" Masih banyak lagi teriakan yang terdengar di telinga Bian. Ia hanya cuek saja.  "Kamu populer juga ya," ucap Tamara menatap Bian dari samping.  "Mereka aja yang lebay." Jawabnya acuh.  Bian ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD