Kehidupan Reno

1062 Words

Pagi di Kota Velmora selalu berjalan sibuk. Gedung‑gedung kaca memantulkan cahaya matahari, sementara jalanan utama dipenuhi para pekerja yang berjalan cepat dengan setelan rapi dan kartu identitas menggantung di leher. Di lantai tiga puluh dua gedung Nexora Global, suasana tak kalah padat. Karyawan keluar‑masuk ruang rapat, telepon berdering tanpa henti, dan bunyi ketikan keyboard terdengar bersahutan dari berbagai sudut. Di salah satu ruang rapat besar, Reno duduk bersama tim barunya: Caca yang terkenal cerewet, Siska yang teliti dan perfeksionis, Arga yang santai, serta Arash yang lebih banyak diam. Semuanya sedang menunggu rapat dimulai. Caca melirik jam di pergelangan tangannya. “Pak Raffi belum datang?” “Kayaknya sebentar lagi,” jawab Siska tenang. Arga menguap pelan. “Gue belum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD