Part 12

1277 Words

Sudah ketiga kalinya aku memutari taman kota yang jogging tracknya licin dan basah karena hujan semalam, kaki yang mulai terasa pegal dan panas membuatku menyerah. Sambil duduk dibangku taman aku meneguk air yang kubawa dari rumah, setelahnya aku mulai mengatur napas kembali. Aku diam beberapa saat, menatap langit yang begitu cerah lalu beralih pada kumpulan anak-anak yang sedang bermain di arena permainan, kalau bisa aku memohon aku ingin kembali ke masa-masa seperti mereka yang hanya menikmati hari lalu tertawa walaupun kadang menangis karena pertengkaran kecil dengan temannya setidaknya di usia seperti mereka tidak ada tangisan karena beban hidup yang berat. “Rifa?” sapaan seorang ibu yang lewat di depanku mengagetkanku. Oma Ratna tetangga yang rumahnya berjarak tiga rumah dari rumahk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD