Aku masuk ke kamar setelah mengantar Ian pulang. Aku merasa hari ini sangat panjang terlebih saat di rumah Ian tadi. Aku sedih dan sedikit kecewa karena ternyata Ibunya masih belum menyukaiku. Mungkin karena itu merupakan sifat beliau jadi akan sangat sulit untuk di rubah. Aku mengambil HP dan melihat sosial media, Ian baru saja mengupdate foto kebersamaan kami hari ini. Kami memang sudah bertukar akun sosmed saat aku masih bekerja di Perusahaan Ekspor Impor. Terkadang Ian memang mengupdate kebersamaan kami baik dengan postingan atau hanya sekedar membuat status. Ian terlalu jelas menunjukkan perasaannya, dan aku merasa jadi orang jahat yang tidak bisa memenuhi harapannya. Tadi, aku sengaja mengatakan kepada Ian untuk tidak memaksakan diri. Hal itu aku lakukan agar Ian sadar dengan hub

