VILMA POV
Aku sangat terkejut melihat kedatangan Brady ke studioku. ia mengajakku berbincang tetapi aku menolaknya
" Vilma, bisakah kita bicara sebentar saja?"
" Maaf, aku sangat sibuk"
" Baiklah kalau begitu. maaf sudah mengganggu waktumu"
Brady terlihat kecewa Dan aku merasa tidak enak terhadapnya. akhirnya aku memanggilnya Dan ia terlihat senang saat melihatku
" Apa yang ingin Kau bicarakan padaku?"
" Aku hanya ingin menjelaskan tentang kejadian semalam. wanita itu adalah Bella, mantan istriku Dan kami tidak memiliki hubungan apapun jadi Kau jangan Salah paham padaku"
" kenapa Kau menjelaskan hal ini padaku?"
" Karena aku tidak ingin Kau berpikiran macam - macam terhadapku"
Brady memegang wajahku Dan ia mencium bibirku. aku sangat terkejut saat ia melumat bibirku Dan rasanya aku tidak tahan dengan ciumannya yang memabukkan. aku membalas ciumannya Dan kami semakin liar Dan tidak terkendali. tiba - tiba aku mendengar ada seseorang yang mengetuk pintu Dan seketika itu juga kami berhenti berciuman
" Vilma! apa Kau sudah pulang?"
" Aku belum pulang, tunggu aku di depan"
Aku menyuruh Brady untuk menunggu di dalam Karena aku ingin menemui Molly
" Kau tunggu aku di dalam. aku ingin menemui Molly"
" Baiklah, aku tunggu di dalam"
Aku langsung menemui Molly Dan ia memintaku untuk mengajari anaknya Dan aku mengatakan jika aku bisa mengajari anaknya minggu depan
" Maaf mengganggumu, aku hanya ingin Kau mengajari anakku. Kira - Kira kapan Kau bisa mengajarinya?"
" Mungkin minggu depan"
" Apakah bisa Kau mengajarinya hari selasa?"
" tentu saja aku bisa"
" baiklah kalau begitu, aku tunggu Kau hari selasa. kalau begitu aku pamit dulu"
" hati - hati di Jalan"
Setelah Molly pulang, aku langsung kembali ke dalam studio dan melihat Brady yang sedang duduk di kursi dan aku duduk di sampingnya
" Apa urusannya sudah selesai?"
" Sudah"
" Bisakah aku mengajakmu makan es krim?"
Aku tersenyum sambil memandangnya dan aku mengangguk tanda setuju
" baiklah, ayo kita berangkat"
Brady mengajakku makan es krim di Salah satu kafe yang menyajikan es krim yang sangat enak
" Aku tidak menyangka jika Kau mengajakku kesini"
" Apa Kau pernah makan disini?"
" Pernah"
" Bersama siapa Kau makan disini?"
" Bersama murid - muridku dan mereka sangat senang saat aku ajak kesini"
" Kau memang penyayang anak - anak"
" Tentu saja. aku dari dulu bercita - cita ingin menjadi guru TK tapi tidak pernah terwujud"
" Kenapa bisa seperti itu?"
" Karena dari kecil orang tuaku menginginkan aku menjadi penari ballet"
Tiba - tiba Brady menghapus sisa es krim di ujung bibirku Dan membuat jantungku berdebar sangat kencang
" Apa Kau ingin suatu saat nanti memiliki seorang anak?"
" Tentu saja aku sangat ingin menjadi seorang ibu Dan memiliki Banyak anak bersama dengan pria yang ku cintai"
Brady menarik tanganku Dan mencium buku jariku. aku sangat senang saat ia mengungkapkan perasaannya padaku
" Vilma, sejak pertama kali kita bertemu, aku sangat menyukaimu Dan aku sangat ingin Kau menjadi ibu dari anak - anakku. Maukah Kau menikah denganku?"
Aku sangat terkejut saat melihat Brady mengeluarkan Kotak kecil dari Saku bajunya Dan ia mengeluarkan sebuah cincin berlian Dan memakaikannya di Jari manisku
" Aku harap Kau menerima lamaranku Karena aku sangat mencintaimu"
Aku sangat bahagia mendengar kata cinta dari Brady Dan aku menerima lamarannya
" Aku mau menikah denganmu"
" Terima kasih sayang"
Brady memelukku dengan erat Dan aku membalas pelukannya. rasanya aku sangat bahagia Karena sebentar lagi aku akan menikah dengan Brady
***
DAISY POV
Aku sangat kesal ketika melihat Brady berpelukan dengan wanita lain. Dan akhirnya aku memutuskan untuk datang menghampiri mereka Dan Brady terlihat sangat terkejut melihat kedatanganku
" Lepaskan Brady!"
Wanita itu terlihat sangat terkejut saat aku mencoba memisahkannya dengan Brady Dan Brady terlihat sangat murka padaku
" Pergi Kau dari sini! aku tidak ingin melihatmu ada di hidupku!"
" Aku tidak akan pergi sebelum Kau mau ikut kembali ke New York bersamaku!"
" Aku tidak akan mau kembali kesana Dan jangan ganggu hidupku lagi!"
Brady menarik tangan wanita itu Dan membawanya pergi bersamanya. Aku sangat kesal Dan Marah terhadapnya. aku tidak akan membiarkan ia bahagia Bersama wanita lain
***
BRADY POV
Vilma menuntut penjelasan dariku Dan aku menceritakan tentang Daisy. Vilma hanya diam mendengar penjelasanku Dan ia tidak merespon perkataanku
" Aku harap Kau tidak Salah paham terhadapku. wanita tadi adalah masa laluku Dan ku akui bahwa dulu kami memiliki hubungan tetapi bukan sebagai sepasang kekasih. daisy berusaha mengejarku tetapi aku tidak pernah meresponnya Karena aku tidak mencintainya. aku harap Kau masih menerimaku Karena aku tidak ingin kehilanganmu"
" Kau tenang saja, keputusanku tidak akan berubah Dan aku tetap ingin menikah denganmu"
" terima kasih sayang Kau mau mendengar penjelasanku. aku berjanji Setia padamu"
Aku menggenggam tangan Vilma Dan mencium buku jarinya. Ia tersenyum padaku Dan aku bersyukur ia mempercayai perkataanku. aku tidak akan membiarkan siapapun mengganggu hubunganku dengan Vilma
***
BRADY POV
Aku mengajak Vilma untuk bertemu dengan orang tuaku Dan ia terlihat sangat gugup saat aku mengajaknya ke rumahku. saat tiba di rumah, aku mengenalkan Vilma kepada orang tuaku Dan mama terlihat tidak suka dengan Vilma
" Perkenalkan namanya Vilma. kami sebentar lagi akan menikah Dan Brady harap papa Dan mama menyetujui pernikahan kami"
" Mama tidak setuju jika Kau menikah dengannya! mama lebih setuju jika Kau rujuk dengan Bella!"
Aku sangat terkejut mendengar perkataan mama Dan aku melihat Vilma sangat kecewa Dan ia langsung pergi dari rumah. aku berusaha mengejarnya tetapi Vilma sudah pergi. aku sangat sedih mendengar keputusan mama yang membuat Vilma pergi meninggalkanku
" Apa mama sudah puas melihat Vilma pergi? Brady tidak pernah mencintai Bella Dan Brady tidak akan rujuk!"
" Mama tidak menyangka jika Kau sekarang berani melawan orang tuamu sendiri!"
" Brady tidak akan membiarkan siapapun menghalangi hubungan kami!"
Aku pergi meninggalkan rumah Dan berusaha menghubungi Vilma tetapi nomor ponselnya tidak aktif. akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke rumahnya Dan saat tiba disana, aku melihat Vilma menangis Dan aku berusaha datang menghampirinya. ia sangat terkejut melihat kedatanganku Dan ia menyuruhku untuk pergi meninggalkannya
" untuk apa Kau datang kesini?! aku tidak ingin melihatmu disini!"
" tolong jangan usir aku! aku mohon padamu"
" Lebih baik urungkan rencana pernikahan kita! aku tidak ingin kita menikah tanpa restu dari orang tuamu!"
" Aku mohon jangan seperti itu. aku sangat mencintaimu Dan aku tidak ingin kehilanganmu"
" Aku tidak mungkin membiarkanmu menjadi anak durhaka!"
" Aku tidak peduli jika aku menjadi anak durhaka asal aku bisa menikah denganmu"
Aku memeluk Vilma Dan ia mencoba melepaskan pelukanku tetapi aku tetap memeluknya
" Aku mohon menikahlah denganku. kita bisa menikah di luar negeri jika Kau mau"
" Apa Kau yakin menikah tanpa restu dari orang tuamu?"
" Aku sangat yakin Dan aku tidak peduli jika mereka tidak merestui pernikahan kita. kalau Kau mau, aku bisa memesankan tiket untuk kita berangkat ke Los Angeles Dan kita menikah disana"
Vilma terlihat tidak percaya dengan perkataanku Dan aku mencoba meyakinkannya agar ia setuju untuk ikut bersamaku ke Los Angeles
" Baiklah jika itu maumu, aku mau ikut bersamamu ke Los Angeles"
" terima kasih sayang. aku sangat mencintaimu"
Aku sangat senang Karena Vilma mau ikut bersamaku ke Los Angeles
***
BELLA POV
Aku sangat terkejut ketika mendapat kabar dari ibu Brady jika Brady pergi meninggalkan rumah Karena ia ingin menikah dengan wanita pilihannya. rasanya hatiku hancur berkeping - keping memikirkan Brady pergi Bersama wanita lain
" Tante sangat senang melihatmu kesini"
" Dimana Brady, tante?"
" Sebenarnya tante tidak ingin membahas tentang Brady tetapi ia sudah pergi meninggalkan rumah Karena wanita itu"
" Apa maksud tante?"
" Brady pergi meninggalkan kami Dan tante sudah berusaha melarangnya untuk pergi tetapi tetap saja ia tidak mendengarkan kami"
" Apa tante tau kemana Brady pergi?"
" Brady tidak memberitahu kemana ia pergi tetapi yang jelas tante tidak akan pernah setuju jika ia menikahi wanita itu"
" Kalau begitu Bella pamit dulu"
" Kenapa Kau buru - buru pergi?"
" Karena Bella ada urusan penting"
" Baiklah kalau begitu, hati - hati di Jalan. sampaikan Salam tante untuk orang tuamu"
" Pasti Bella sampaikan"
setelah berpamitan, aku langsung menghubungi Brady tetapi ponselnya tidak aktif. sampai kapanpun aku tidak akan membiarkannya bahagia Bersama wanita lain