BAB 7

1183 Words
DAISY POV Aku bersyukur Karena dokter memperbolehkan Brady untuk pulang Dan aku membawa Brady ke apartemenku. sepertinya ia tidak mengingat permasalahan yang pernah terjadi di Antara kami. Aku sangat beruntung ia tidak mengingat apapun sebelum peristiwa kecelakaan itu terjadi " Sebaiknya Kau beristirahat dulu. minggu depan kita kembali ke New York" " Aku ingin pulang ke rumah orang tuaku saja" " Jangan sekarang, Kau butuh istirahat. apa Kau tega membuat orang tuamu khawatir melihat keadaanmu yang masih lemah seperti ini?" " Kau benar, tidak seharusnya aku membuat orang tuaku khawatir" " Sebaiknya Kau minum obat dulu" Aku memberi Brady obat untuk diminum. lalu ia  beristirahat di kamar. Aku berusaha membuat Brady hanya ingat padaku Dan aku tidak akan membiarkan ia mengingat wanita itu **** MARTIN POV Aku bersyukur saat wanita itu siuman. ia sangat terkejut saat melihatku Dan aku memberitahunya jika aku yang menolongnya saat ia mengalami kecelakaan Mobil " siapa Kau? kenapa aku ada disini?" " Kau tidak perlu takut. Aku Martin, orang yang menyelamatkanmu saat Kau mengalami kecelakaan Mobil" Wanita itu sangat terkejut Dan ia terlihat tidak percaya jika ia mengalami kecelakaan Mobil. tiba - tiba ia frustasi Karena tidak bisa mengingat dirinya sendiri " Kenapa bisa seperti ini?!" " Ada apa? katakan padaku! apa Kau sakit?" " Aku tidak bisa mengingat diriku sendiri!" Aku berusaha menenangkannya tetapi ia semakin tidak bisa tenang " Tolong dengarkan aku. Kau harus tenang! tidak boleh panik. semakin Kau panik maka ingatanmu semakin Kabur" Wanita itu menangis histeris Dan aku berusaha menenangkannya Dan memeluknya. ia terlihat sangat sedih Dan aku merasa iba terhadapnya " Kenapa hidupku seperti ini?! kenapa aku tidak bisa mengingat diriku sendiri?! kenapa?!" " tenanglah, Kau tidak boleh sedih seperti ini. aku yakin ingatanmu bisa kembali seperti dulu" Aku menghapus air matanya Dan ia menatapku dengan tatapan sendu Dan membuat hatiku sedih " Kau tenang saja, aku tidak akan menyakitimu. aku akan berusaha membantumu" " terima kasih Martin. Kau pria yang sangat baik" Tidak beberapa lama, dokter Bersama perawat datang untuk memeriksa keadaan wanita itu Dan dokter memberitahu jika besok wanita itu diperbolehkan pulang Dan meninggalkan rumah sakit " Keadaan pasien sangat baik Dan besok ia diperbolehkan untuk pulang" " terima kasih dokter" " kalau begitu kami permisi dulu" Setelah dokter pergi, aku memberitahu wanita itu untuk tinggal di rumahku sampai ingatannya pulih " Kau jangan khawatir untuk tempat tinggal. rumahku terbuka untukmu Dan Kau bisa tinggal disana" " terima kasih tetapi aku tidak ingin merepotkanmu" " Aku tidak merasa direpotkan, justru aku senang ada teman di rumahku Karena aku tinggal seorang diri" " baiklah kalau begitu, aku setuju untuk tinggal di rumahmu" " Mulai sekarang aku akan memanggilmu Diana, bagaimana menurutmu?" " nama yang sangat indah. aku senang mendengarnya" " Baiklah Diana, setelah Kau pulang, aku ingin mengajakmu berbelanja" " Terserah Kau saja" Diana tersenyum padaku Dan entah kenapa melihatnya tersenyum membuat jantungku berdebar sangat kencang Dan aku merasa jika aku jatuh hati padanya *** DAISY POV  Aku sangat senang Karena Hari ini aku akan kembali ke New York Bersama Brady. Aku sengaja menyembunyikan tiket agar ia tidak melihat nama wanita itu di tiket pesawat. Kami sudah mengemasi semua barang - barang Dan aku bersyukur Brady tidak jadi berkunjung ke rumahnya Karena aku tidak ingin Brady berhubungan dengan siapapun kecuali aku " Ayo kita berangkat agar kita sampai tepat waktu di bandara" " sini aku bawakan barang - barangmu" Akhirnya kami berangkat ke bandara Dan kami menghabiskan perjalanan selama satu jam. tidak beberapa lama kami tiba di bandara Dan aku tidak sabar ingin segera kembali ke New York. tiba - tiba aku tidak sengaja bertemu dengan Max Dan aku berusaha memalingkan wajah agar Max tidak melihatku " Daisy, Kau baik - baik saja?" " Aku baik - baik saja" " Kau terlihat sangat cemas. apa ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?" " tidak ada, Kau tenang saja. aku baik - baik saja" Tidak beberapa lama, kami masuk ke dalam pesawat Dan aku sangat kesal ketika melihat Max duduk di sebelahku Dan ia tersenyum sinis melihatku. sedangkan Brady duduk di kursi penumpang yang agak jauh dari tempatku " Akhirnya kita bertemu kembali. mungkin kita memang berjodoh" " jaga ucapanmu!" " hahaha, Kau selalu membuatku tertawa. aku senang melihatmu marah seperti itu. Kau terlihat semakin cantik Dan mempesona. pantas saja aku tidak bisa melupakanmu, gadis kecilku" " Apa Kau bisa diam Dan tidak menggangguku?!" " Maafkan aku, sayang. aku tidak bermaksud membuatmu marah padaku. aku hanya rindu padamu" Aku berusaha mengacuhkan Max Dan tidak mendengarkan ocehannya yang membuatku semakin pusing. Aku berusaha memperhatikan Brady dari jauh Dan sepertinya ia tertidur. Max berusaha memegang tanganku Dan aku mencoba melepaskan tangannya dari tanganku " Daisy, kenapa Kau galak sekali? padahal dulu Kau selalu memegang tanganku ketika Kau dekat denganku" " Itu dulu, sekarang sudah berbeda Dan aku tidak sudi Kau menyentuhku!" Tiba - tiba ibu yang duduk disebelahku memarahiku Dan menyuruhku untuk diam. aku sangat kesal duduk di Antara dua orang yang sangat menyebalkan Dan aku harus bertahan di Antara mereka selama puluhan jam *** MARTIN POV Diana terlihat sangat senang saat aku mengajaknya untuk tinggal di rumahku. aku menempatkan kamarnya di sebelah kamarku. Aku senang melihat Diana yang sangat bersemangat " Mulai sekarang Kau tinggal disini Dan kamarmu berada di sebelahku" " baiklah, terserah Kau saja" " tunggu sebentar, aku buatkan makanan untukmu" Aku beranjak ke dapur Dan memasak makanan untuk makan siang kami. setengah jam kemudian, makanan sudah siap dihidangkan Dan aku memanggil Diana untuk makan siang bersama " Diana, ayo kita makan siang Bersama" Akhirnya kami makan siang bersama Dan rasanya sangat menyenangkan makan siang Bersama Diana " Bagaimana masakanku? apa rasanya kurang enak?" " Masakanmu sangat enak. aku sangat suka" " syukurlah kalau Kau suka" " sejak kapan Kau bisa memasak?" " Sejak aku kecil, mungkin sekitar usia lima belas tahun aku belajar memasak Dan mamaku yang mengajariku berbagai macam masakan" " Mamamu sangat hebat. aku jadi ingin bertemu dengannya" " Bagaimana kalau besok aku mengajakmu untuk bertemu dengan orang tuaku?" " Benarkah? aku sangat ingin bertemu dengan beliau" " Aku yakin mamaku pasti sangat senang bertemu denganmu" " Apa Kau memiliki saudara?" " Aku memiliki satu adik perempuan Dan ia tinggal dengan orang tuaku" Setelah selesai makan siang, aku menyuruh Diana untuk bersantai di ruang keluarga sambil menonton TV. sedangkan aku menyelesaikan pekerjaanku di ruang kerjaku " Diana, jika Kau ingin bersantai sebaiknya di ruang keluarga sambil menonton TV. aku mau melanjutkan pekerjaanku" " Baiklah, selamat bekerja" Akhirnya aku menyelesaikan pekerjaanku yang tertunda sambil memikirkan rencana besok untuk mempertemukan Diana dengan orang tuaku *** BRADY POV Sejak kami tiba di New York, Daisy terlihat bersikap aneh Dan sepertinya ia mengalami masalah " Daisy, Ada apa denganmu? apa Kau ada masalah?" " Tidak ada masalah, kenapa Kau berpikir seperti itu?" " Aku merasa semenjak kita tiba di bandara, Kau seperti memendam emosi" " sudahlah, aku tidak ingin membahasnya. aku ingin istirahat" Daisy masuk ke dalam kamar Dan aku menata barang - barangku ke dalam lemari. aku melihatnya yang sedang tertidur pulas Dan aku merasa heran terhadapnya Karena ia seperti menyimpan sesuatu dariku *** MAX POV Aku sengaja mengikuti Daisy yang pergi bersama pria lain Dan akhirnya aku tau tempat tinggalnya. aku tidak sabar ingin menghancurkan hubungan Daisy dengan kekasih barunya Karena aku tidak ingin melihatnya bahagia Bersama pria lain " Max, akhirnya Kau kembali ke New York. mama Dan papa sangat mengkhawatirkanmu" " Max baik - baik saja. papa Dan mama tidak usah terlalu mengkhawatirkanku" " Mama sangat ingin melihatmu menikah Dan memberi kami seorang cucu" " Mama tenang saja, sebentar lagi Max akan menikah Dengan wanita yang Max cintai" Mama terlihat tidak percaya dengan perkataanku tetapi aku tidak peduli Karena sebentar lagi aku akan mendapatkan Daisy kembali ke hidupku
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD