BAB 19

1182 Words
DAISY POV Akhirnya Max diperbolehkan pulang oleh dokter Dan aku mengantarnya ke apartemennya. max terlihat sangat bahagia Karena keadaannya sudah membaik dan aku ikut senang melihatnya " Selamat untukmu, aku ikut senang melihatmu sudah membaik" " terima kasih daisy. ini semua berkat pertolonganmu sehingga keadaanku membaik seperti sekarang" " Kau harus bersyukur Karena Tuhan memberimu kesempatan kedua untuk hidup" " Kau benar, aku bersyukur Karena Tuhan memberiku kesempatan untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik" " sebaiknya Kau beristirahat. aku akan memesankan makanan untukmu" " baiklah, terserah Kau saja" max beristirahat di kamarnya Dan aku menunggu pesanan makanan datang sambil menonton TV. tiba - tiba aku melihat berita tentang kecelakaan yang merenggut nyawa seseorang Dan aku sangat terkejut ketika mengetahui bahwa ibu Damien yang mengalami kecelakaan Mobil hingga menewaskan dirinya aku tidak bisa membayangkan betapa sedihnya Damien ketika orang Tua angkatnya meninggal. rasanya aku sangat ingin menenangkannya tetapi tidak bisa Karena ia yang memutuskan hubungan kami Dan saat ini Max sangat membutuhkanku. aku mencoba menghubungi ponsel Damien tetapi tidak aktif Dan aku memutuskan akan bertemu dengannya setelah kondisi Max membaik *** DAMIEN POV Aku tidak menyangka jika aku akan kehilangan mama untuk selamanya. rasanya sangat menyedihkan kehilangan seseorang yang sudah Kau anggap seperti orang Tua kandungmu sendiri. aku tidak bisa membayangkan jika papa sampai tau hal ini pasti ia sangat sedih. setelah mengurus pemakaman mama, aku kembali ke rumah sakit untuk melihat kondisi papa " Damien, darimana saja Kau?" Aku tidak mungkin menceritakan tentang mama Karena kondisi papa masih belum pulih jadi aku terpaksa berbohong kepada papa " Damien baru saja dari rumah. papa sudah makan?" " Sudah tadi pagi. apa Kau sudah sarapan?" " Sudah pa" " Sudah lama papa tidak menonton TV. tolong ambilkan remot TV" Aku tidak akan membiarkan papa menonton tv Karena aku tidak ingin papa tau tentang kematian mama " sebaiknya papa istirahat saja. lagipula ini sudah waktunya papa minum obat" " baiklah, papa istirahat dulu." Aku bersyukur Karena papa tidak jadi menonton TV Karena aku tidak ingin papa sedih. tiba - tiba ponselku berbunyi Dan aku sangat terkejut mendengar suara daisy. rasanya sudah lama aku tidak menghubunginya dan aku sangat merindukannya " Damien, aku turut berduka atas kematian mamamu" " terima kasih daisy. bagaimana kabarmu?" " aku baik - baik saja. bagaimana kabar papamu?" " kondisinya semakin membaik meskipun papa tidak tau tentang kematian mama" " sebaiknya Kau jangan bercerita apapun tentang kematian mamamu" " tentu saja aku tidak akan menceritakannya kepada papa" " Kau harus sabar menghadapi cobaan ini. aku yakin mama mu tidak ingin melihatmu bersedih" " iya, aku tau. terima kasih atas perhatianmu padaku" "sama - sama" setelah selesai menelfon, aku memikirkan semua yang terjadi Dan saat ini aku sangat membutuhkan Daisy berada di sisiku tetapi itu tidak mungkin terjadi Karena aku yang memutuskan hubungan dengannya meskipun sampai saat ini daisy tetap bersikap baik terhadapku. rasanya aku sangat malu terhadap diriku sendiri Karena aku sudah mengusir daisy Dari hidupku padahal aku tau jika ia perempuan yang baik. andaikan waktu bisa diulang kembali, aku ingin menghabiskan hidupku Bersama daisy. sejujurnya sampai saat ini aku belum bisa melupakannya Dan aku berharap suatu saat nanti kami bisa Bersama seperti dulu *** BELLA POV Malam ini Martin mengajakku makan malam Bersama. rasanya jantungku berdebar sangat kencang saat ia menatapku Dan ia mencium buku jariku dengan mesra " malam ini Kau sangat cantik" " terima kasih atas pujianmu" " malam ini aku sengaja mengajakmu makan malam Bersama Karena Ada yang ingin aku bicarakan padamu" " apa yang ingin Kau bicarakan padaku?" " Dari dulu aku sangat ingin melakukan sesuatu yang sudah lama tidak berani aku utarakan pada seorang wanita" " apa maksudmu?" " aku sangat ingin melamarmu menjadi istriku. apa Kau bersedia menikah denganku?" Martin mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku jasnya Dan saat ia membuka kotak kecil itu, aku sangat terkejut melihat cincin berlian yang sangat indah. lalu Martin memasangkan cincin itu di jari manisku Dan aku sangat terharu " aku bersedia menikah denganmu" " terima kasih sayang" Martin memelukku sangat erat Dan aku bisa merasakan kebahagiaan yang terpancar dari wajahnya. seandainya dari dulu kami Bersama, pasti saat ini kami sudah memiliki anak Dan hidup bahagia seperti orang lain *** BRADY POV Setelah ingatan Vilma pulih, ia memutuskan untuk membuka kembali studio balletnya dan ia sangat merindukan murid - muridnya. aku bisa melihat semangat di dalam dirinya Dan aku sangat tau jika Vilma seorang wanita yang sangat menyayangi anak - anak " apa Kau sudah siap untuk mengajar anak - anak lagi?" " aku sangat siap Karena aku sangat merindukan murid - muridku" " sepertinya sebentar lagi Molly bersama anaknya akan kesini. Sudah lama Molly ingin Kau mengajar anaknya" " sejujurnya sampai saat ini aku tidak enak terhadapnya Karena sudah lama ia ingin mengkursuskan anaknya di studio balletku" tidak beberapa lama Molly bersama anaknya datang Dan mereka terlihat sangat senang bertemu dengan Vilma " hai Vilma, akhirnya Kau kembali mengajar seperti dulu" " aku sudah lama tidak bertemu dengan murid - muridku Dan aku sangat merindukan mereka" " perkenalkan ini anakku namanya Chloe. dia sangat ingin menjadi seorang penari ballet dan aku mendukung keinginannya dan menyuruhnya untuk mengikuti kursus di studiomu" Vilma menyapa Chloe Dan sepertinya mereka terlihat sangat akur meskipun baru pertama kali bertemu. entah kenapa rasanya aku ingin sekali mengajak Vilma menikah Karena aku sangat ingin ia menjadi ibu dari anak - anakku *** VILMA POV Seharian ini Brady selalu mendampingiku saat kami berada di studio. ia memberiku semangat agar aku bisa mengajar ballet seperti dulu. aku senang saat bertemu dengan murid - muridku Dan mereka terlihat sangat merindukanku " Kami sangat merindukan miss Vilma" " Miss Vilma juga sangat merindukan kalian. bagaimana kabar kalian semua?" " kami semua baik tetapi kami sedih Karena tidak bisa berlatih ballet" " mulai sekarang kalian jangan sedih Karena mulai minggu depan kelas ballet akan kembali diadakan " semua anak - anak bersorak gembira mendengar pengumuman dariku Dan mereka tidak sabar ingin segera berlatih ballet. semua orang Tua sangat senang Karena aku kembali mengajar Karena mereka sangat suka cara mengajarku kepada anak - anak mereka " lihatlah, semua orang menyambut baik Dan mereka berharap anak - anaknya bisa menjadi penari ballet professional sepertimu" " Kau bisa saja!" " aku bangga memiliki kekasih seperti dirimu. Kau memang wanita yang sangat cerdas dan memukau" aku sangat senang saat Brady memujiku dan rasanya aku sangat beruntung menjadi kekasih dari seorang pria tampan sepertinya *** DAISY POV Seharian ini aku tidak bisa berhenti memikirkan Damien. ia terlihat sangat terluka karena kehilangan orang Tua yang sangat disayanginya. sayangnya saat ini aku tidak bisa menghiburnya Karena Max sangat membutuhkanku berada di sampingnya apalagi ia baru saja mengalami kecelakaan " daisy, mungkin minggu depan orang tuaku akan datang ke Jakarta untuk menjengukku. aku sangat ingin memperkenalkanmu dengan mereka" aku sangat terkejut mendengar perkataan Max yang ingin mengenalkanku kepada orang tuanya dan rasanya aku belum siap untuk bertemu mereka " aku tidak ingin orang tuamu salah menilai hubungan kita." " aku tau maksudmu dan Kau tenang saja Karena mereka tidak akan berpikir negatif terhadapmu" " apa Kau sudah merasa membaik?" " sepertinya begitu Karena Ada wanita cantik yang selalu merawatku setiap saat" " Kau memang tidak pernah berubah. selalu saja merayuku" Max tertawa lepas Dan aku sudah lama tidak melihatnya tertawa sebahagia itu. tiba - tiba ia mencium buku jariku Dan entah kenapa aku merasa gugup saat ia bersikap seperti itu " apa Kau tau jika aku hari ini sangat bahagia karena aku bisa Bersama dengan wanita yang aku cintai" perkataan max membuatku merasa bersalah terhadapnya karena aku tau sampai kapanpun aku tidak bisa mencintainya Karena hatiku dimiliki oleh pria lain
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD