Nick berjalan menuju penthouse miliknya dengan kedua tangan menopang beban tubuh Jenna. Tangan sebelah kiri bertumpu pada tengkuk, sementara sebelah kanan berada di belakang lutut. Untung saja Jenna memiliki tubuh ramping dengan berat badan tidak lebih dari empat puluh lima kilo gram. Jadi, Nick yang terbiasa olah raga angkat beban bisa dengan mudah membawa tubuhnya yang bagi Nick seringan kapas. Selama perjalanan pulang, Jenna tertidur dengan sangat pulas. Begitu sampai, Nick sudah memutuskan untuk menunggu beberapa saat, namun Jenna tak kunjung bangun. Alhasil, dia memutuskan menggendongnya untuk naik ke unit miliknya yang berada di lantai paling atas. Jenna masih terlihat nyaman. Kepalanya tergolek menempel ke lengan atas Nick, sementara tangannya mulai bergerak naik. Awalnya hanya sa

