⚠️Warning⚠️berisi muatan 21+, harap pembaca bijak dalam menyikapi⚠️
Lahir dan tinggal di Indonesia membuat ku sangat sangat fasih berbahasa Indonesia.
Kedua orang tua ku baru baru ini menetap di Jepang.
Papa ku Indonesian Mamaku Japanese.
Untuk wajah dan warna kulit, aku mirip Mama, sisa nya mirip Papa..
Usia ku akan memasuki umur 27 tahun.
Kalian tau? Papa meng ultimatum diri ku, jika Aku tidak bisa membawa pasangan untuk ku ajak menikah, maka mereka akan menjodohkan ku..
Dan jika aku menolak, maka nama ku akan di hapus dari daftar penerima warisan seluruh aset kekayaan keluarga SANJAYA..
Yang benar saja!
Omong kosong macam apa itu!
Aku berusaha dengan baik membina perusahaan Papa di Jakarta ini, masa bukan aku yang mewarisi nya?
Hah, bikin sakit kepala, karena aku tidak punya pacar, dan belum pernah pacaran juga.
Selama ini aku hanya berteman mesra dengan para perempuan, tanpa ada ikatan semacam pacar atau lebih..
#ddrrrttt #ddrrrttt
Ada pesan masuk ke hp ku.
Rupanya dari Cintya, salah satu teman perempuan favorite ku, karena dia tidak pernah sok jaga image di depan ku.
-Ed, ayo ketemu di tempat biasa, aku lagi sedih nih, hibur aku please.. dengan kehangatan mu..datang ya Ed sayang, aku tunggu.-
Cihh..dasar Jalang, mungkin dia lagi sedih kehabisan uang..
Pas banget aku lagi butuh pelampiasan kesal.
Reply:
-Baik lah aku akan menghibur mu, tunggu aku.-
Akan ku lumat kau sampai meringis, karena aku lagi stress.
***
Hotel *xxxx* no xxxx
"Engrrhh.. Ah Ah.. Ed.. Ampunnn,berhenti.." Cintya memohon dengan meringis.
Tangan nya meremas sprei, nafas nya terengah engah,mata nya menampakkan kenikmatan yang menyakitkan..
"Ahh..tidak..aku masih harus menghibur mu agar kau tidak sedih lagi setelah ini.." aku terus memaju mundurkan pinggul ku, menggoyang memberi rasa nikmat untuk kami berdua.
Ku bungkam bibir nya dengan ciuman panas agar tidak berisik lagi.
Ku remas remas d-a-d-a nya dengan kasar, ku lampias kan semua rasa kesal ku pada tubuh nya yang tak berarti bagi ku.
Cintya menggelinjat, menandakan ia sudah mencapai puncak nya, giliran ku mengakhiri...
#crrttt
"Ahh..." Aku dan Cintya mengerang nikmat..
Kami terkulai lemas di atas ranjang kamar hotel tempat biasa kami bertemu.
Segera aku bangkit dan memakai pakaian ku.
"Kali ini kamu butuh berapa?" tanya ku to the point.
"Ga banyak, seperti biasa.. Yang aku rindukan memang *itu*.." Cintya menunjuk ke kelelakian ku.
"Belum ada yang pernah memasuki milik ku, senikmat milik mu yang gagah itu, membuat candu." jawab Cintya penuh rayu.
"Ya ya ya..simpan saja bualan mu untuk kekasih mu,. Ini jumlah uang yang biasa nya untuk mu.,oh ya, dan sepertinya ini pertemuan terakhir kita."
"Hah, kenapa?"
"Karena aku akan segera menikah."
"What? Siapa gadis yang akan menikahi pangeran Ed yang Gagah dan tampan ini?"
"Entahlah, yang pasti bukan wanita jalang seperti mu, aku berharap dia wanita baik-baik."
"Cih.. Kurang ajar.. Mulut mu memang tidak berubah,. Yah ku akui aku memang jalang, tapi jangan kau perjelas seperti itu di hadapan ku..!"
"Apa ada yang salah dari ucapan ku?"
"Tidak, tidak ada yang salah Tuan Edward, baiklah.. Ku doakan semoga kau menemukan gadis impian mu.. Hahahahaha..."
"Hey,kenapa kau tertawa?"
"Tentu saja aku tertawa, karena mimpi mu itu seperti hanya angan angan dan tidak akan kau temukan gadis seperti itu, itu sangat langka.. Kau harus berusaha keras.. Hahahaha"
"Berhenti tertawa,aku tidak ingin mendengar tawa mu yang jelek itu.. Dah aku pergi"
#cklek
#brakk
"Sial, bau badan ku jadi ber aroma seperti Cintya, bahkan rambut ku juga.. Aku benci sekali aroma ini.. Aroma bunga melati.."
***
Aku harus ke Mall, untuk membeli kebutuhan personal care ku yang habis.
Aku melihat banyak sekali ada brand personal care untuk pria, aku mau coba yang Natural kali ini.
"Selamat datang kakak, silakan di lihat kak, kami lagi ada banyak promo.. Ah dan ini adalah produk limited edition kami yang fast banget habis nya, ini masih 3 aja loh kak dan itu pun tinggal Shampoo aja, untuk shower gel dan lotion nya sudah sold out kak.. Apa kakak mau?"
" Okay, saya ambil dua botol aja ya.. Saya mau coba pakai dulu..
Ini isinya 500ml per botol ya?"
" Iya kak, isi nya banyak 500ml, special Edition limited stock.."
"Wah,bakal lama habis nya ini"
"Hehe, iya kak.. Kakak mau langsung bayar atau mau lihat lihat yang lain barangkali?"
"Oh saya mau langsung bayar."
"Baik,silakan ke kasir ya Kak di sebelah sana.. Terima kasih"
Di Toko ini pelayanan nya ramah, tapi kurang menjelaskan.. Mungkin harus di tanya dulu baru di jelasin..
Sambil menunggu kasir selesai, mataku menyimak ke berbagai arah, lalu ku dapati sepasang mata bulat, berwarna hitam nan indah sedang melihat ke arah ku.
Aku memperhatikan nya, dia menggeleng, rambutnya sangat indah,Hitam dan berkilau..
"Total nya 600 ribu ya kak, cash atau kartu kak?"
"Oh.. Aa, cash aja,, ini 600ribu ya." terkesima dengan gadis tadi membuat ku gagu di hadapan pegawai kasir.
"Baik,saya terima ya 600ribu,ini barangnya ya kak.. Terima kasih sudah berbelanja, silakan datang lagi.." kasir ramah.
Usai transaksi, ku edarkan kembali pandangan ku ke sekeliling , tapi tak ku temukan apa yang ingin ku lihat.
***