24. Nasib kurang baik.

1525 Words

Dua piring nasi goreng pedas baru saja dihidangkan pada dua gadis yang menempati kost di belakang gerobak, sekitar semeter lebih jika ingin menemui lorong, dan kali ini Celin serta Lintang duduk bersila di trotoar saat bersiap menikmati makanan panas tersebut. Sudah cukup malam karena Lintang baru pulang bekerja, ia tertarik begitu melihat gerobak nasi goreng dari kejauhan, lalu Celin muncul, dan akhir rencana adalah mereka makan bersama. Lintang bahkan belum berganti pakaian, totte bag juga ia letakan di permukaan trotoar, rasanya menghabiskan waktu jika harus bolak-balik keluar masuk saat perutnya sudah bergemuruh. Ia sudah ditawari Anjani agar makan di kafe saja, tapi Lintang menolak karena sungkan terhadap Gabriel. Semenjak gajinya diberi utuh, Lintang memang menunjukan sikap berbeda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD