23. Satu kelas.

1512 Words

Satu per satu karyawan di Moostruck Cafe memasuki ruang kerja Gabriel, bergantian, Lintang ikut ketar-ketir karena ini kali pertama ia menerima gaji, ia yakin mendapat banyak potongan sesuai libur yang dilakukannya. Anjani baru saja menginjak anak tangga terakhir sembari membagi senyum sumringah, untuk karyawan lama pasti uang mereka banyak, desas-desus Gabriel suka melebihkan gaji jika kinerja pegawainya bagus. Apalah Lintang yang hobi libur, jangan-jangan ia hanya menerima setengah dari uang gaji. Anjani menepuk bahu Lintang nan berdiri di dekat mesin kasir sembari menatap temannya itu penuh tanda tanya. "Giliran lo, Lin. Semangat!" Inginnya sih semangat, tapi membayangkan uang gaji pertama tak cukup untuk membayar SPP serta kost—membuat Lintang berpikir menjadi begal saja. Kalau suda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD