"Kamu dianterin cowok?" Kening Azzura mengerut. Ia bahkan baru saja turun dari kamarnya. Tantenya sudah rapi bahkan tumben-tumbennya masak. Aaah bukan masak ternyata. Tantenya membeli di warung 24 jam di depan g**g. Membeli lauknya saja sementara nasinya baru saja masak dan perempuan itu sedang menaruh di atas piring. "Cepet amat gosipnya tersebar," celetuknya. Baru juga diantar sekali sama cowok. "Si ibu tetangga tadi pas-pasan sama Tante. Terus bilang kalau kamu dianterin cowok keren, motornya keren juga." "Mana ada keren. Jelek begitu orangnya." Tantenya tertawa. Ia merasa lucu dengan nada jengkel yang keluar dari mulut keponakannya ini. "Temen?" "Temen lah, Tan." "Gak nyari pacar memangnya?" Hanya terdengar dengusan dan suara derik dari kursi yang ditarik. Azzura mengam

