Minggu ke minggu berlalu. Sampai-sampai anak-anak satu sekolah jadi tahu kalau si anak baru bernama Nathan itu mengejar cinta Azzura. Alih-alih senang, Azzura malah risih. Ia sama sekali tak suka dengan segala perhatian yang Nathan berikan. Tapi hanya bisa memendam dalam hati. Tak berani bersuara karena takut pula menyakiti perasaan orang lain. Sementara, Nathan malah semakin nekat. "Semakin ku kejaaar.......semakin kau jauuuuuh!" Teman-teman Nathan di kantin bernyanyi saat Azzura muncul. Mereka terpingkal-pingkal. Nathan malah duduk anteng sambil mengamati Azzura. Ia sedang berupaya menyelidiki. Apakah benar, cewek itu tidak suka padanya? Kelihatannya sih memang begitu. Tapi, justru itu yang membuatnya tertarik sejak awal. Pengabaian yang dilakukan Azzura justru memacu adrenalin Natha

