72. Kemarahan Erik

1920 Words

“Apakah kepalamu merasa berdenyut sakit? Kau bisa melihatku dengan baik? Ada anggota tubuh lain yang terasa aneh atau nyeri mungkin?” Seorang dokter bertanya bertubi-tubi pada Starla yang duduk di salah satu ranjang IGD. Starla menjawab semua pertanyaan itu dengan gelengan kepala disertai ringisan kecil. Pasalnya, seorang perawat tengah mengobati luka lecet di sekitar sikunya. “Kau yakin?” tanya dokter tersebut sekali lagi memastikan. “Iya,” angguk Starla. Kembali meringis karena rasa perih yang ditimbulkan ketika perawat yang mengobati menutup luka lecetnya di dahi dengan plester. “Baiklah kalau begitu. Tapi jika ada apa-apa, kau harus segera memeriksakan dirimu lagi kemari. Mengerti?” Starla lagi-lagi hanya mengangguk saja. Mengamati luka lecet memanjang yang hampir di sepanjang len

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD