Selamat membaca! Setelah dari hotel, aku pun memutuskan untuk langsung kembali ke rumah Tuan Firdaus, tapi setibanya aku di rumah, ternyata dia belum pulang. Aroma hot pot masih tersebar di ruang makan saat aku melewatinya. Felia mengatakan jika dia telah memasukkan semua bahan hot pot pada siang hari ke dalam lemari es dan aku bisa memakannya di saat aku sudah pulang ke rumah, tetapi saat ini aku sedang tidak selera makan. Jadi aku memutuskan untuk langsung naik menuju kamar dan melewatkan makan malam untuk pertama kalinya karena tidak ada Tuan Firdaus. Setelah merebahkan tubuhku di atas ranjang aku tidak sengaja ketiduran. Mungkin karena aku terlalu lelah seharian ini, ditambah pikiranku sangat terganggu gara-gara Arga yang sengaja menjadikan kedua orang tuaku sebagai kelemahan untuk

