Beberapa hari yang lalu Aditya memasuki ruangan Dafa, di kantor Abizard Group. Kedatangannya tidak lain untuk membicarakan tentang beberapa masalah kantor yang terjadi. Aditya menjabat sebagai manager pemasaran, sementara Dafa adalah direktur utama. Masih ada orang diatas Dafa, yaitu William, pemimpin perusahaan Abizard Group. Setelah cukup lama membicarakan perihal masalah, Aditya dan Dafa mengobrol diluar pekerjaan. “Gue denger, lo disuruh orangtua Nana buat cepet nikahin dia,” kata Dafa sambil menyentuh dagunya. Aditya hanya mengangguk kecil tanpa menjawab apapun dari mulutnya. Dafa bertanya lagi merasa penasaran, “Terus?” “Gue gak tau.” Aditya mengangkat bahunya sekilas, tampak malas membicarakan tentang pernikahannya. “Maksud lo, lo gak yakin sama Nana?” tebak Dafa ragu-ragu

