Saat di perjalanan Dafa merenungkan semua ucapan Aditya hari-hari lalu yang mengatakan tentang keburukkan Nadira. Bukan hanya itu, ia pun menilai sendiri Nadira seperti apa. Dalam beberapa alasan, hatinya tak mempercayai ucapan Aditya. Namun jika memang itu kenyataannya, hati Dafa seolah menerimanya. Ya, jika seseorang sudah mencintai, terlepas apapun kekurangan dan keburukkannya, cinta itu akan tetap ada, menerima serta memaafkannya dengan tulus. Hari ini, Dafa ingin keluar dari dilemanya. Ia sudah memutuskan untuk mengungkapkan perasaannya pada Nadira. Di sisi lain, ia juga akan berusaha melupakan Naina hingga benar-benar hilang dari ingatannya. Dafa bersumpah pada dirinya sendiri, jika yang dikatakan Aditya itu benar, maka Dafa sendiri yang akan merubah sifat Nadira di masa depan, men

