BAB DELAPAN BELAS

2265 Words

Suasana mobil itu begitu hening. Garril tampak fokus dengan jalanan di depannya dari balik kemudi, sementara Miranda hanya duduk diam sambil memandang keluar jendela, memandangi bangunan beraneka ragam dengan bibir terkatup. Hanya deru mesin yang terdengar samar memenuhi mobil yang berjalan menuju ke arah Puncak itu. Ada acara gathering yang diadakan setiap satu tahun sekali oleh rumah sakit tempatnya mencari nafkah. Tidak ada alunan musik dari stereo atau percakapan-percakapan tidak berarti, baik dari pengemudi atau penumpang. Entah itu kesialan atau kesenangan bagi Garril. Dalam bersamaan ia merasa tidak seharusnya Miranda satu mobil dengannya. Garril merasa canggung luar biasa. Di sisi yang satunya lagi ia merasa ada perasaan membuncah di hatinya. Entahlah, Garril benar-benar tidak ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD