episode 5

876 Words
berada dalam satu mobil dengan manusia titisan setan adalah keinginan terakhir dalam hidup calista,dan sialnya keinginan terakhirnya itu terwujud terkaku cepat ya dia harus satu mobil dengan manusia titisan setan ini,sepertinya menyebut rey sebagai titisan setan bukanlah hal yang berlebihan sungguh saat ini dia merasakan hawa dingin yang mencekam di sekitanya bulu kuduknya tak berhenti berdiri.seharusnya dia saat ini tidak terjebak dengan manusia ini jika seandainya ibu rey tidak menanahan dia lebih lama.. flashback "rey,ayo makan" disaat tangan cantik calista hampir mendarat di wajah rey tiba tiba ibu rey memanggoil mereka untuk makan "eh iya ma rey kesana"ucap rey "ayo  makan kalau kamu nggak makan ibu akan marah"  disinilah calista sekarang duduk di meja makan dengan hidangan yang sangat lengkap bahkan dari tampilan nya seperti makanan di restoran. calista memandang jam di dinding yang sudah menunjukkan jam 8 "setengah jam ini pasti selesai" batin calista tetapi itu hanya angan angannya saja ibu rey selalu mengajaknya berbicara dengan hal hal yang tidak penting tapi demi kesopanan akhirnya calista pun mendengarkan dengan khusyu bahkan mamanya sudah berulang kali menelponnya.setelah ceramah panjang akhirnya calista dapat menemukan celah untukmemotonng pembicaraan ibu rey dan waktu yang dibutuhkan calista untuk memotong itu 1,5 jam.bayangkan betapa bosannya calista saat itu. "maaf tante calista harus pulang,sudah di cariin mama ucap calista  "oh iya aduh maaf ya tante sampai lupa gara gara keasyikan cerita maklum dapat teman cerita kalau sama rey nggak asik dia nggak pernah respon" dan dibalas dengan senyuman oleh calista "kamu mau rey anter? ini udah kemalaman nggak boleh anak gadis pulang sendirian"  "akh nggak usah tante,nanti ngerepotin" dan disaat calista ingin memesan gojek batery handphone nya ternyata lowbat.calista mengutuk didalam hati disaat seperti ini handphone nya malah tidak bersahabat dengannya,sepertinya dia harus melingkari tanggal hari ini di kalender agar di tahun depan tidak akan terjadi hal seperti ini lagi. "kenapa calista handphone kamu lowbat?" tanya ibu rey  "eh iya bu,handphone calista lowbat" "yaudah kamu di antar rey aja ya"  "rey antar calista sekarang" teriak ibu rey dan rey pun keluar dengan wajah seperti biasa datar _______________________________________________ dan itulah cerita singkat awal mula kenapa dia bisa berada disini,disepanjang jalan hanya di isi oleh lagu klasik oh sangat kontras dengan kepribadian rey,calista ingin memulai percakpan tetapi dia terlalu malu jangan lupakan dengan sebutan ice princess nya dia harus menjaga imej itu walaupun dihadapan rey. "belok kiri ada perempatan turunin aja disana" ucap calista memcah keheningan tetapi rey tetap melajukan mobilnya "rumah kamu masih jauh,kalau terjadi kenapa kenapa aku yang kena marah ibu" lagi lagi calista tidak dapat membalas apa apa pertama dari mana rey tahu rumahnya demi tuhan mereka baru bertemu sekali dan bagaimana rey tahu rumahnya dan kedua dia ingin makan nasi goreng mas langganannya,perut calista sudah kelaparan walaupun dia sudah makan di rumah rey tapi dia hanya makan sedikit untk jaga imej malu kan kalau dia ketahuan makan banyak.. krukk..............krruk..........kruk............... rey hampir tertawa mendengar suara perut calista "kamu lapar lagi" tanya rey dengan memalingkan wajah calista menjawabnya deng malu "nggak usah diperjelas juga bisa nggak sih" cicit calista "kita balik ke bang bang nasi goreng tadi"ucap rey dan memutar balik arah mobilnya calista tersenyum cerah ternyata rey orangnya cukup sensitif buktinya dia mau memutar balik dan tau kalau dia mau makan nasi goreng. dengan lahap calista terus memakan nasi gorengnya,sekarang cacing diperutnya sudah tidur dengan nyenyak sehingga dia sudah tidak khawatir bunyi itu akan keluar. "cantik cantik tapi makan nya jorok" ucap rey pelan "apa kamu bilang tadi?" tanya calistakarena dia samar mendengar perkataan rey "nggak,kamu cepat makannya besok sudah sekolah lagi" "oke tapi makasih ya rey udah mau bawa aku makan nasi goreng,nanti aku aja yang bayar" ucap calista "nggak usah,sudah aku bayar" dan yah kelakuan ajaib titisan dajjal ini telah keluar tapi kali ini untuk kebaikan ,kebaikan calista tentunya. ________________________________  "terima kasih ya rey sudah antarin" " hm " dan rey pun pergi setelah setelah mengantarkan calista dengan aman calista pun masuk rumahnya dengan pelan pelan untung saja dia selalu membawa kunci cadangan untuk dirinya sewaktu waktu seperti ini. "ehem...ehem "  "cukup berjalan jangan dengarkan calista"batin calista tapi suara itu semakin membuat telinganya terganggu "apa sih mama" akhirnya telinga calista tidak bisa menerima suara itu lagi "kamu tadi pulang dianta sama siapa? hmmm" "sama teman sma ma,dia satu kelompok dengan calista" "laki laki? dan jam 11 malam hem?" mata ibu calista meyipit dia ingin mengintograsi anak tercintanya ini "kan memang sepasang ma" "tapi kenapa sih jadi malam banget pulangnya,kalau ayah kamu tau kamu baru pulang habis kamu" muka calista pun pucat oh selamatkan dia dari ayahnya dia masih ingin uang jajan nya selamat mana dia harus mentraktir syintia gara gara hal konyol yang dia katakan "mama please jangan beritahu ayah ya" mohon calista  "tergantung kalau kamu menjawab pertanyaan ibu dengan benar maka kamu akan selamat" ya tuhan tidak berhenti cobaan yang datang ke calista hari ini,ini ibu nya lagi emang ini ujian jadi harus menjawab dengan benar "kamu tadi diantar sama siapa?" "sama teman sma ma" "kenapa jadi bisa pulang dianter dia?" "karena ngerjain tugasnya di rumah dia,dan handphone calista lowbat jadi nggak bisa pesan gojek" ibu calista hanya angguk angguk tidak jelas,tapi itu membuat calista semakin gugup "kenapa pulangnya jadi malam banget?" "karena tadi ibunya nggak berhenti ajak bicara jadi keterusan ma" "dan yang terpenting kamu ada hubungan apa dengan dia hem?" "hanya teman ma,orang baru sehari kenal juga" lagi ibunya hanya mengganggukan kepala tanpa memberi jawaban "yaudah kamu mandi lalu tidur sana,tapi ingat mam nggak mau lagi kalau kamu pulang malam begini" calista pun merasa lega dan langsung berlari menuju kamarnya dia ingin segera pergi tidur agar hari sial ini cepat berakhir.... ____________________________________________ happyy reading all
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD