71. Kamu yang Membuat Aku Curiga

1316 Words

“Jangan bercanda kau!” tegas Aksa yang langsung menyergap dagu Ellena. Matanya melotot, rahangnya mengeras dan tangannya mengeluarkan urat. Ellena tak memberontak. Bibirnya mengerucut karena Aksa meremas dagunya. Dia dapat melihat bagaimana ekspresi Aksa yang sangat penuh kemarahan di sana. Beberapa detik berlalu dengan posisi seperti itu, Aksa tersadar jika posisi mereka terlalu dekat. Dia pun mundur dan melepaskan cengkeramannya. “Kenapa, Aksa? Kau marah?” tanya Ellena dengan tenang. Aksa diam tak menjawab. Dia membelakangi Ellena seraya membuang napasnya dengan begitu keras. Tangannya tertanam di pinggang, dia menatap lanskap kota melalui dinding kaca di kantornya. Dahinya yang mengerut tak bisa lepas begitu saja, rasa kesal dan penuh amarah bergemuruh di dadanya. “Asal kautah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD