bc

Cintai Aku Suamiku

book_age18+
10
FOLLOW
1K
READ
alpha
possessive
contract marriage
kidnap
arrogant
goodgirl
drama
sweet
first love
love at the first sight
like
intro-logo
Blurb

Luna dijodohkan dengan seorang pria bernama Daffa Wiryatama. Pria yang sudah menjadi cinta pertamanya semasa kecil. Mereka bertemu pertama kali saat di panti asuhan tapi ketika dewasa Daffa tidak mengenalinya justru menganggap wanita lain yang bernama Sarah sebagai gadis kecil cinta pertamanya.

Daffa yang pertama kali melihat Luna mulai tertarik tapi dia tutup hatinya karena memiliki Sarah sebagai cintanya. perjodohanpun disetujui oleh Daffa dan Luna menjadi istri yang tidak dianggap

chap-preview
Free preview
BAB 1
Di pagi hari di sebuah rumah di kawasan elit di kota A, seorang gadis sedang sibuk berkutat di dapur menyiapkan sarapan pagi. Dia adalah Luna, gadis yang sudah sah menjadi seorang istri sedang menyiapkan sarapan untuk sang suami. Terdengar derap langkah menuruni tangga. Dilihatnya Daffa sedang menatap tajam dirinya dengan membawa kertas di tangan. " Pagi Kak, ini sarapan nya" ucap Luna tersenyum manis. Kemudian sibuk menuangkan nasi dan lauk. Daffa menarik bangku untuk duduk dan menyodorkan kertas. " baca dan tanda tangan" menyodorkan kertas ke tangan Luna " Perjanjian kontrak?" Dilihatnya Daffa sekilas kemudian dia pun membacanya Surat perjanjian: Pihak pertama : Suami Pihak kedua: Istri Perjanjian ini ditulis dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan pihak manapun. Perjanjian berlaku selama 1 tahun dimulai saat kedua belah pihak menandatangani perjanjian ini. 1. Pernikahan akan dilaksanakan selama 1 Tahun 2. Hal yang tidak bisa dilakukan 1 tahun: a. Suami/ istri tidak boleh mencampuri urusan masing- masing terutama urusan pribadi b. Pihak istri tidak boleh melawan pihak suami c. Sentuhan fisik hanya bisa dilakukan di hadapan keluarga ( sentuhan ringan, merangkul, pegangan tangan) d. Selama 1 tahun pihak suami akan tetap memberikan kewajiban materi kepada istri e. Pihak istri dilarang memiliki hubungan dekat dengan lawan jenis selama masa pernikahan Point penting dalam peraturan ini adalah : SEMUA PERATURAN HANYA BISA DIRUBAH OLEH PIHAK SUAMI DAN PIHAK ISTRI HARUS MEMATUHI SEMUA PERATURAN TERSEBUT. Dibacanya dengan teliti hingga lampiran kedua. ' Apa-apain ini? Ada 2 lembar kertas tapi halaman belakang kosong' batin Luna. Ia mengerutkan kening membaca point- point dalam perjanjian tersebut. Diliriknya sekilas Daffa yang sedari tadi masih memperhatikannya. Pandangan mata tajam Daffa membuat Luna menunduk malu. Digigitnya bibir bawah untuk mengatasi kegugupan. Hal tersebut tidak luput dari perhatian Daffa. ' Shitttt , bibir itu, kenapa dia harus menggigitnya' Batin Daffa sambil terus memperhatikan Luna dengan pandangan yang sulit diartikan. " Sudah kak, aku sudah menandatanganinya. Boleh aku bertanya?" "Silahkan!" " Apa kakak memiliki alasan nanti jika kita sudah bercerai ? Bagaimana menjelaskan kepada mereka yang sangat berharap akan pernikahan ini?" " Dari awal aku sudah tidak berharap pernikahan ini. Urusan itu biar aku yang menyelesaikan" Ketus nya " Mmmm apa aku boleh menyiapkan segala keperluan mu Kak? Daffa berdiri menuju Luna ditariknya lengan Luna hingga membuat nya berdiri Dilemparkannya ke dinding dan dicengkramnya mulut Luna "Jangan pernah berharap lebih dengan pernikahan ini sama sepertiku yang sama sekali tidak mengharapkannya. Urus urusan mu sendiri dan jangan ikut campur. Lakukan apapun tapi jangan menggangguku. Seperti di awal sebelum pernikahan ini terjadi, aku sudah mengatakan padamu dan pada keluarga lainnya bahwa aku memiliki kekasih yang sangat kucintai namanya Sarah. Setelah perjanjian ini berakhir hari itu juga pergilah sejauh mungkin dan jangan memperlihatkan wujudmu dihadapanku. Perceraian ini akan aku urus. Apa kau paham" " Hikss,, sa-a kit kak. aku paham" Dihempaskan nya tubuh Luna dan dia pun pergi meninggalkan Luna yang masih terduduk. Daffa keluar menuju halaman. Terlihat sekretaris Fablo sudah menunggu di halaman depan. Daffa pun bergegas memasuki mobil . " Apa agenda hari ini?" " Jam 10 kita ada meeting dengan perusahaan Brisan. Jam 12 undangan makan siang dari Tuan Jonathan. Selebihnya belum ada jadwal apapun." Ucap Fablo sambil melirik sekilas Tuannya yang sedang sibuk mengerjakan sesuatu dengan Ipad nya. " Apa ada kabar dari Sarah?" " Dari laporan orang yang mengawasi Nona Sarah, Beliau masih sibuk dengan liburannya bersama teman- teman sosialitanya di LA. Besok jadwalnya menuju Paris" "Biarkan dia menikmatinya, jangan membuat nya curiga bahwa kita mengawasinya. Aku ingin dia merasa nyaman dan bersenang-senang. Aku sudah bersalah telah mengkhianatinya" " Baik tuan" menatap lurus kedepan. ' Andai Tuan tau seperti apa Sarah' batin Fablo kemudian kembali fokus dengan mobil yang dikendarainya. Disisi lain Luna sedang menikmati sarapannya dalam diam. Sesekali dihapusnya airmata yang tidak kunjung berhenti. Ding donngggg Ding Bel rumah berbunyi. Membuat Luna tersentak dari lamunannya ' Siapa yang berkunjung? Apa bunda Dewi dan ayah Alex?' Batin Luna. Bunda Dewi dan ayah Alex adalah orang tua Daffa. Dia pun bergegas menuju pintu. " Iya sebentar" Jawab Luna menjawab bunyi bel. Dibukanya pintu dan terlihat 2 orang wanita 1 sudah tua dan 1 masih muda. " Maaf anda siapa? mencari siapa?" Sapa Luna dengan lembut "Selamat pagi Nyona muda. Maaf mengganggu. Saya Bi Asih dan disebelah saya Nur anak saya. Kami ditugaskan membersihkan rumah ini oleh Tuan Daffa jika beliau sedang bekerja dan kami akan selesai sebelum Tuan kembali ke rumah" " Oh begitu. Maaf Luna tidak tau. Perkenalkan nama saya Luna. Senang bertemu dengan kalian" sambil menjabat tangan Bi Asih dan Nur. Dia tersenyum terhadap Bi Asih dan Nur yang membuat mereka berdua terbengong dan takjub akan ciptaanNya "Nyonya anda cantik sekali. Tuan dan Nyonya terlihat serasi. yang satu tampan dan yang satu cantik. Anda juga sangat ramah beda sekali dengan Nona Sarah. dia sombong, angkuh, arogan dan...... " perkataannya terputus karena Bi Asih menyenggol lengannya "husssh jangan bicara yang sembarangan" tegas Bi Asih "Maaf Nona, saya hanya terpesona saja dengan anda" " Sudah kita harus menyelesaikan tugas kita" ucap Bi Asih lagi. "Maaf Nyonya Nur memang suka kelepasan" Bi Asih menyatukan telapak tangannya meminta maaf karena takut melukai perasaan Nyonya Mudanya atas ucapan Nur " Hahaha tidak apa-apa aku tidak kenapa kenapa. Aku senang kalian datang. Apa ada yang bisa aku bantu? "Tawar Luna. " Tidak Nyonya, ini sudah tugas kami. Kami mohon ijin untuk mengerjakannya Nyonya" " Baiklah. Kalau begitu aku ke kamar dulu" Luna pun bergegas menuju kamarnya. Nur memperhatikan Luna. Dia merasa heran kenapa Nyonya mudanya tidak ke lantai 2 justru menuju ke kamar tamu. Bi Asih yang melihat kebingungan anaknya pun berkata " Sudah kerjakan dan selesaikan tugas kita. Ibu tau apa yang mengganjal dibenakmu akan Ibu jelaskan nanti". Nur pun mengangguk setuju. Mereka segera melaksanakan tugas mereka. Di dalam kamar Luna sedang sibuk mengecek email yang masuk. Dia berencana akan menyelesaikan cuti liburnya dan kembali bekerja besok, sebenarnya dia masih memiliki cuti 3 hari lagi tapi dia tidak ingin larut dalam sedihnya dan ingin menyibukkan diri dengan bekerja. Luna bekerja di salah satu private villa di kota A. Dia menjabat sebagai reservasi agent bertugas membalas email tamu dan mengatur bookingan OTA ( online travel Agent) maupun offline agent. Dia juga menerima bookingan direct melalui telepon reservasi. Tugas nya sekarang sedang digantikan oleh Tiara, teman dekatnya di Villa.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Secretly Rejected My Alpha Mate

read
34.5K
bc

The Luna He Rejected (Extended version)

read
601.7K
bc

His Unavailable Wife: Sir, You've Lost Me

read
8.9K
bc

Claimed by my Brother’s Best Friends

read
809.3K
bc

The Lone Alpha

read
124.9K
bc

The CEO'S Plaything

read
18.4K
bc

Divorce Before Valentine's

read
21.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook