Allura : 33. Tanggung Jawab Elang

1046 Words

Allura menatap Elang penuh tanya saat taksi yang keduanya naiki berhenti di depan kos Dhia. Elang hanya tersenyum singkat menyadari kebingungan di raut wajah itu. Menggandeng Allura untuk turun dan berjalan lebih dekat ke pintu masuk. Setelah menunggu beberapa saat, Dhia muncul untuk membukakan pintu. "Silahkan masuk, Om, Lura," ucap Dhia. Allura sempat menahan tangan Elang. Ingin tahu alasan keberadaan mereka di kos Dhia. Keduanya baru saja sampai dari bandara. Bukannya langsung menuju kos Allura untuk beristirahat, malah ke kos Dhia. Dan menyebalkannya lagi, Allura tidak tahu-menahu mengenai alasannya. Tapi nampaknya, Elang belum mau membuka suara mengenai alasan keberadaan keduanya di sini. Memilih menarik Allura untuk mengikuti langkah Dhia. "Tadi Ibu sempat ke sini mau ketemu Om

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD