Bab 59

1995 Words

Semua sudah kami persipkan untuk kepulangan Anda ke istana hari ini" kata Alan sembari menunggui Hazal menyelesaikan sarapannya. Lelaki itu berpaling ke kamar Ares, mengamatinya begitu seksama beberapa detik. "Apa dia masih ada di sana?" "Haruskah saya membawanya kemari?" "Tidak, keluarlah tunggu kami" tukasnya tak begitu bersemangat. Tak berselang lama Cambria muncul dengan muka sedihnya. Ia menatap ruang tidur Ares penuh penghayatan dan perasaan berat yang sulit dijelaskan, tapi tidak bisa melakukan apa pun. di saat termenung itu muncul Hazal merangkul pundaknya disertai seulas senyum yang membuatnya sedikit terkejut. "Kau sudah siap, kita akan keluar sekarang. Kau tidak perlu mengatakan apa pun pada wartawan di luar. Aku akan mengatasi semuanya" "Bagaimana caramu mengatasi semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD