12. Jejak Kematian

1471 Words

“ Bahkan setelah kembali dari kematian, dia harus berjuang melawan kegelapan yang mengutuk jiwanya” Langit masih gelap ketika Alistair berdiri di lorong Istana Ratu. Obor-obor tembaga memantulkan bayangannya di dinding batu yang dingin, membuat langkahnya tampak seperti seseorang yang sedang dikejar sesuatu—padahal yang ia kejar hanyalah satu hal: kepastian akan keberadaan Ratu Issabelle. Ia seharusnya berada di tempat peraduannya. Ia seharusnya tidur atau mengerjakan pekerjaannya. Ia seharusnya… tidak menuju ke tempat ini. Namun mimpi itu belum mau melepaskannya. Rasa sesak itu seolah mengurungnya. Untuk pertama kalinya selama ia hidup, ia merasa takut. Takut jika mimpinya menjadi kenyataan. Di depan kamar Issabelle berdiri David dan Jason yang bergantian menjaga. Mereka terkejut m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD