21. Tidak Seharusnya Seperti Ini

2447 Words

Pandangan Sani mengarah ke luar jendela, di mana ia bisa melihat beberapa pasien hilir mudik bersama pendamping mereka. Entah itu dengan seorang suster yang menemani, atau anggota keluarga yang sedang berkunjung. Sani ingat jelas apa yang membuatnya berada di tempat itu sekarang, dia ingat bagaimana tubuhnya bergerak menuju kaca jendela itu dan memecahkannya dengan tangan kosong. Sani sendiri bingung bagaimana ia melakukannya, padahal jika kesadaran itu memenuhi dirinya, Sani sendiri tidak yakin bisa memecahkan kaca itu hanya dengan tangan kosong. Mengingat hal itu membawa sepasang matanya pada pergelangan tangan yang kini berbalut perban, membuat tangan kurus pucat itu terlihat begitu menyedihkan ketika tanpa tenaga hanya tergelak lemah di pangkuan. Sibuk dengan pikirannya untuk satu m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD