BAB 12

1213 Words

“Aku adalah keturunan Wisnukancana, aku datang dari abad 21,” jelas Anggana saat Kara dan Bala terlihat lebih tenang. Kedua laki-laki itu masih duduk di bawah, enggan bersijajar dengannya. “Aku terpaksa datang ke sini karena kutukan Maharaja Kanugara. Karena perang saudara, Sang Maharaja mengucapkan kutukan kepada semua keturunan Wisnukancana, kutukan itu berbunyi bahwa keturunan Wisnukancana hanya akan hidup sampai di usia 30 tahun.” Kara terkejut, berdiri lalu mendekati Anggana. “Jangan ngarang kamu! Selama ini Sang Paduka Raja dan Maharaja memiliki hubungan yang baik, Sang Paduka Raja sangat menghormati Maharaja sebagai kakak tertua, peperangan itu .. tidak mungkin terjadi, Anggana!” Anggana meletakkan kitab Jiva di tengah meja. Kembali meletakkan punggungnya ke kursi. Disini, setia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD