22. Absurd

1002 Words

"Apa yang Bapak pikirkan?" Adam menatap penuh tanya. Sejak rapat dimulai, sang atasan tampak gelisah. Sudah datang terlambat, tidak fokus juga. Untung bos. "Tidak ada," jawab Ervan sembari menyalakan layar ponsel. Tetapi kembali ia simpan benda itu di atas meja dengan posisi terbalik. Bersandar pada kursi, tatapan lurus ke depan di mana seorang pria sedang presentasi. "Baiklah," sahut Adam. Kembali memfokuskan tatapan ke arah yang sama dengan sang atasan. Ia melirik saat melihat pria di sampingnya membalikan ponsel hingga layarnya menyala. Setelah itu diletakkan terbalik lagi. 'Yang kayak gitu katanya gak ada apa-apa? Aku jadi penasaran, apa sebenarnya yang Pak Ervan periksa di handphonenya?' Adam membatin. Hingga pertemuan berakhir hanya itu yang Ervan lakukan. Ia bahkan keluar lebih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD