68. Calon Ayah Mertua

1102 Words

Sambil menunggu jawaban Aluna, Ervan meraih gelas berisi sisa kopi dan menyeruputnya. "Cukup lama buat memperhatikan. Mas tadi ngapain sih? Cengar-cengir nggak jelas." Uhuk! Uhuk! Uhuk! Aluna panik, pergi ke dalam rumah dan kembali dengan segelas air putih. Memberikannya pada Ervan. "Minum kopi aja pakai acara keselak segala." Pria itu meneguk air putih hingga habis. Bukan kopi yang membuat tersedak, tetapi ucapan sang wanita. "Mau tambah air lagi airnya?" Ervan menggeleng. "Nanti aku kembung kebanyakan minum air." Aluna terkekeh. "Ikan juga minum terus nggak kembung." "Tapi aku bukan ikan!" sebal Ervan. Aluna tertawa. Kemudian mengalihkan tatapan saat mendengar deru suara mesin kendaraan. "Itu Ayah udah pulang." Pria paruh baya itu turun dari mobil kemudian berjalan menghampiri.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD