"Saga tunggu di sini sebentar. Nenek mau buka dulu pintu. Mingkin itu papa Saga. Makan ini. Jangan nakal, ya?!" ujar Yeni sambil memberikan sepotong kue camilan untuk bayi. Beranjak dan meninggalkan Sagara di dalam box main bayi yang diletakkan di ruang tengah. Anak laki-laki itu hanya memandang dari jauh sambil menikmati camilan yang ia suka. Nina gegas pergi ke depan rumah. Tidak terlihat ada orang di dekat pagar. Tetapi ia yakin tadi ada yang menekan bel. "Apa mungkin cuma orang iseng?" gumamnya. Meski begitu ia tetap pergi untuk membuka pintu pagar. Dan begitu terkejut saat melihat sisi yang berdiri menunggu di depan sana. Sejenak diam. "Aku mau jemput Saga." Suara itu membuat Nina tersadar. Mengangguk samar tanpa mengatakan apa-apa lalu beranjak. Yeni bingung apa harus dilakukan

