"Bagi-bagi!" Ervan menyodorkan kantung kertas pada Adam yang bertemu di depan lobi kantor. Adam menerima dan membukanya. "Bapak beli roti?" Ia tahu sang atasan tidak suka semua jenis roti. "Iya. Ada promo diskon di toko roti yang baru buka dekat sini," angguk Ervan. Adam semakin bingung. Sejak kapan atasannya itu senang berburu diskon? Apalagi hanya untuk makanan yang tidak disukai. 'Kalau kamu punya cukup uang, gak perlu cari barang diskon. Biarlah itu untuk mereka yang memiliki dana terbatas. Lagi pula untuk apa antri panjang dan lama atas nama hemat padahal kita punya uang yang cukup untuk mempersingkat waktu.' Begitu yang Ervan katakan di suatu saat. "Untuk Bapak dan tolong bagikan juga pada yang lain, Pak." Adam memberikan makanan yang biasa orang santap untuk mengganjal lapar t

