Kebencian itu beralasan. Sekarang sudah jelas alasannya kenapa. Itulah sebab restu itu tak pernah ada, padahal aku tahu tak ada yang tidak terwujud bagi seorang Liem Xingsheng apa saja yang dia inginkan. Semua kekayaan, seorang ayah mampu memberikannya demi sang putra. Namun sebuah restu sampai mati dia tetap pada pendiriannya. Kenapa harus menutupi semuanya seperti ini, Tuan? Aku paham, reputasinya akan hancur jika semua orang mengetahui bahwa sang istri bermain serong dengan laki-laki lain. Malu dan turunnya harga diri sebagai orang besar. aku dia buang demi meninggalkan jejak, bahwa aku pernah terlahir dari perut wanita yang masih berstatus istrinya. Ingatanku kembali pada hari di mana aku dan Tuan Liem pernah bicara di balkon kamar, dia menunjukkan sebuah foto padaku, foto seorang w

