Al kecelakaan

733 Words
Di sebuah club malam yang Mewah,yang terletak di salah satu pusat kota menampilkan sosok pemuda yang tampak tengah menghabiskan beberapa minuman yang berada di meja tempatnya duduk. Sebenarnya ini kali pertama laki-laki itu masuk ke Club malam ini,karena ia hanya ingin mencoba menemukan sesuatu yang baru di tempat yang berbeda. Tapi kali ini akan menjadi apes buat dirinya,karena nasib juga tak selalu baik seperti ketika dia berada di club mewah lainnya yang pernah ia sambangi,apalagi ia berani datang seorang diri tanpa asisten atau teman. Ia tak hanya seorang diri,ia tampak di temani 4 gadis yang dengan suka rela mendampingi laki-laki itu minum,ke empat wanita itu ada yang menuangkan minum,ada juga yang sesekali menggerayangi tubuh laki-laki di sampingnya tersebut. Al kini semakin terlihat tak sadar dengan apa yang ia lakukan,karena pengaruh alkohol yang telah ia tenggak sangat banyak. Ia kini tak bisa mengontrol keadaannya sendiri kali ini. Ya...laki-laki yang sedang minum alkohol itu adalah Aldevaro,laki-laki arogan yang suka sekali minum dan bermain perempuan. Ke empat wanita itu tak tahu bahwa laki-laki yang telah mereka temani itu adalah pemilik Xavier's Group,para wanita itu hanya tahu jika Al pasti orang kaya tanpa ingin mengetahui lebih lanjut.karena memang niat para wanita itu hanya untuk memanfaatkan kelemahan laki-laki itu,Meraka hanya ingin mengambil barang berharga milik Al saja,karena Selebihnya mereka tidak peduli. Setelah melihat Al terlihat sudah teler,ke empat wanita itupun beraksi. mereka mengambil Dompet,handphon bahkan jam tangan mewah milik Al. Kemudian mereka pergi meninggalkan Al yang sudah terlihat mengenaskan gara-gara terlalu banyak minum. "Maaf tuan...anda sudah terlalu banyak minum,tolong beri tahu keluarga anda untuk menjemput anda". Kata seorang pelayan Laki-laki di Club itu dengan tangan sedikit menggoyangkan lengan Al Tampak sang pelayan lama mencoba membangunkan pelanggan yang berada di depannya itu,tapi tak sedikitpun ada respon dari sang pelanggan. Pelayan itu kemudian mencoba mencari dompet untuk mengetahui siapa dan alamat rumahnya di mana,karena baru kali ini pelayan itu melihat pelanggannya ini. Bukan Al tidak terkenal di kalangan manapun,hanya saja kini Al tampak terlihat berantakan,jadi pelayan tak bisa mengenali wajah Al yang sesungguhnya. Karena tak mendapatkan hasil apa-apa,sang pelayan kini mengambil minuman jeruk. Pelayan itu hanya ingin pelanggannya bisa sadar dan bisa meninggalkan Club ini. Di Club ini terdapat aturan,bahwa sebelum minum pelanggan harus sudah membayar lunas apapun yang ia pesan,jadi kalaupun nanti pelanggan sampai teler,tidak perlu lagi susah-susah menagih Bill ke pelanggannya. Setelah kurang lebih 10 menitan,kini pelayan kembali dengan membawa segelas minuman jeluk.tanpa menunggu waktu lagi,pelayan itu mengangkat kepala Pelanggannya yang kini menyandar kemeja. pelayan itu kemudian mengarahkan gelas ke mulut Al. Setelah lumayan banyak minuman jeruk itu masuk ke mulut Al,kini Al terlihat agak sadar. Ia kemudian mencoba membuka matanya,ia masih memegangi kepalanya yang sangat pusing. "Maaf tuan...apa tuan sudah lebih baik?" tany pelayan Club itu "Iya" ucap Al sambil mengernyit dan tangannya masih memegang sebelah kepalanya "Kalo tuan sudah mendingan,lebih baik tuan pulang sekarang.Ini sudah hampir pagi,jadi Club ini akan segera tutup." Ucap pelayan kembali Setelah mendengar ucapan pelayan itu,kemudian Al berjalan dengan sempoyongan menuju pintu keluar Club malam itu. Sampai di depan Club,Al kemudian menaiki taksi yang tak sengaja mangkal di depan Club itu. Setelah Penumpang berhasil masuk ke dalam Taksi,kemudian pengemudi taksi itu menjalankan taksinya. "Maaf tuan...saya harus mengantarkan anda kemana?" tanya sopir taksi itu "Tolong antarkan saya ke perumahan Anggrek blok 1." jawab Al perumahan Anggrek adalah perumahan Elit yang hanya di huni oleh kalangan kaya raya saja,jadi sopir taksi tampak senang mendengar ucapan dari pelanggannya.ia pikir siapa tau nanti dapat banyak tips dari pelanggannya itu perjalanan dari Club sampai ke rumah Al lumayan jauh,kurang lebih menghabiskan waktu 1 jam.itulah kenapa Al tadi sengaja meninggalkan mobilnya di Club tadi,biar esok di ambil orang suruhannya. Al juga tampak sangat lelah dan pusing,jadi tak mungkin ia mengemudikan mobilnya seorang diri. "Pak...tolong bisa lebih cepat." pinta Al "Baik pak...." jawab sopir taksi itu Kemudian sopir taksi itu mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh,tapi di tikungan yang sangat tajam karena cuaca hampir pagi hari jadi sopir taksi Tak terlalu cemas.sopir berfikir pasti jalannya masih sepi. tetapi tiba-tiba dari arah berlawanan tampak mobil truk yang melaju dengan kecepatan tinggi pula. "Siittt brakkk..." Suara tabrakan mobil yang lumayan terdengar begitu keras,di tikungan itu mobil taksi yang di tumpangi Al bertabrakan dengan mobil truk yang bermuatan batu. Kedua mobil itu sama-sama ringseng,korban tak sadarkan diri semua. Al yang berada di jog bagian belakang pun juga ikut pingsan,karena kepalanya yang dari awal pusing di tambah berbenturan dengan jog mobil yang ia naiki.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD