Bab 17 Jeritan Tengah Malam

1101 Words

Nanda berterima kasih karena ada Arman yang menemaninya pada waktu malam. Tiga malam pertama di rumah sakit, ia benar-benar hanya ingin tidur, makan dan menyusui. Entah tenaganya menguap ke mana sehingga rasanya untuk ke toilet saja juga ia enggan bergerak. Kehadiran anak keduanya memang berikan kebahagiaan sekaligus tekanan tersendiri bagi Nanda. Menata hidup dengan tambahan satu orang bayi tanpa suami, menjadi perjuangan Nanda selanjutnya. Hening dalam kamar rawat inap di malam ke empat. Rencananya Nanda akan keluar keesokan harinya. Arman tetap menemani sepanjang malam. Rutinitas bolak balik kantor dan klinik ia lakukan sudah hampir satu minggu. Tidak ada masalah serius yang Nanda alami. Tidak ada rasa pusing atau perdarahan dan ia sudah bisa ke kamar mandi dengan normal. Sehingga,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD