Setelah melewati libur panjang cuti melahirkan, Nanda akhirnya kembali masuk kantor. Ia meninggalkan perasan ASI yang disimpan di lemari pendingin, yang cukup sampai ia pulang di sore hari. Kalau saja rumahnya dekat, dia bisa ijin untuk menyusui Lukman pada waktu tertentu. Tapi, mustahil karena lokasi rumahnya cukup jauh dari kantor. Juga ia tidak punya ruang sendiri untuk bawa putranya ke kantor bersamanya. Sementara ada yang berbeda dari sikap Arman sendiri, setelah ia kembali dari cuti libur selama tujuh hari. Biasanya dia hanya kunjungi Lukman satu kali dalam seminggu di akhir pekan. Maka sekarang frekuensinya semakin bertambah. Minimal tiga hari dalam minggu berjalan, ia bertandang ke rumah Nanda. Suatu malam, Maya dan Nanda sedang menonton televisi temani Leo menikmati film kart

