Dewi Gentari beristirahat di bawah pohon yang tidak jauh dari bivak tempat Dewa beristirahat. Sedangkan Dewa kembali berkumpul bersama Acong dan Joko. Tak lama kemudian Windu datang menghampiri mereka. Karena sudah waktunya salah satu dari mereka bergantian untuk berjaga dan beristirahat. “Udah bangun, Bro?” Acong menyapa Windu. “Hmmm ....” Windu hanya melirik Acong dengan wajah dinginnya dan langsung duduk di antara mereka sembari menghangatkan tubuhnya di depan perapian. “Ya sudah, Cong! Kamu istirahat dulu! Nanti aku sama Dewa nunggu Danu dan Biantara terbangun.” Joko memberikan kesempatan pada Acong. “Beneran? Wa? Gimana?” Acong menatap Dewa yang baru saja mendekat pada perapian. “Silakan, Cong!” Dewa tersenyum pada Acong. “Tapi ... kayaknya kamu duluan deh yang istirahat, Wa!”

